Bolatainment

Kabar Hotel Cristiano Ronaldo Disulap Jadi Rumah Sakit Ternyata Tidak Benar

Ronaldo tidak akan memungut sepeserpun kepada penderita virus corona.

Irwan Febri Rialdi

Cristiano Ronaldo kenakan iPod jadul. (Twitter/@juventusfcen).
Cristiano Ronaldo kenakan iPod jadul. (Twitter/@juventusfcen).

Bolatimes.com - Aksi mulia dilakukan oleh Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo. Ia akan mengubah hotel miliknya menjadi sebuah rumah sakit dadakan untuk membantu memerangi virus corona.

Tak hanya satu, dilansir dari Marca, Ronaldo akan mengubah seluruh hotelnya di Portugal menjadi sebuah rumah sakit untuk merawat pasien penderita virus corona.

Pasien yang dirawat di hotel Ronaldo pun tidak akan dipungut biaya alias gratis. Sehingga, mereka yang sakit bisa sembuh tanpa berpikir soal uang perawatan.

Meski gratis, Ronaldo tidak akan membiarkan dokter atau perawatan yang bekerja tanpa pendapatan. Ia bakal membayar semua dokter dan pekerja di rumah sakit dadakan miliknya tersebut.

Pestana CR7 Hotel milik Cristiano Ronaldo. (www.pestanacr7.com)
Pestana CR7 Hotel milik Cristiano Ronaldo. (www.pestanacr7.com)

Pembaruan Artikel (Update):

Namun, sehari berselang, kabar tersebut mendapat bantahan dari staf hotel yang ada di Portugal. Menurut staf yang enggan disebutkan namanya tersebut, kabar diubahnya hotel milik Ronaldo menjadi rumah sakit tidaklah benar.

Staff hotel itu menegaskan bahwa hotel Ronaldo akan tetap berjalan seperti biasa sebagai sebuah hotel. Ia bahkan tidak tahu menahu mengenai wacana tersebut.

"Kami adalah sebuah hotel. Kami tidak akan menjadi rumah sakit. Hari ini biasanya seperti yang lain, kami adalah dan tetap akan menjadi hotel," kata staff hotel kepada RTL Nieuws, dilansir dari Goal.

"Kami ditelepon oleh banyak media. Semoga hari Anda menyenangkan," tuturnya menambahkan.

Ronaldo saat ini sedang menjalani karantina di kampung halamannya, Madeira, Portugal, menyusul salah satu rekannya di Juventus, Daniele Rugani, yang positif terkena virus corona.

Di sisi lain, Italia juga menjadi negara terparah nomor dua di dunia setelah China dengan jumlah 1.441 jiwa yang meninggal dunia per Sabtu (14/3/2020). Oleh karena itu, Ronaldo akan terus berada di kampung halamannya hingga keadaan membaik.

Koreksi (Pembaruan per 17 Maret 2020):

Artikel ini telah dikoreksi dan diperbarui, terutama demi meluruskan fakta-faktanya. Termasuk dengan mengubah/memperbaiki judul & sebagian gambarnya, juga tambahan/penjelesan di bagian isi. Mohon maaf atas kekeliruan sebelumnya dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Berita Terkait

Berita Terkini