Bolatainment

Ucapkan Bismillah Sebelum Laga Piala Super Eropa, Sadio Mane Panen Pujian

Sadio Mane tunjukkan sikap religius saat sebelum laga Piala Super Eropa beberapa waktu lalu.

Galih Priatmojo

Sadio Mane mencetak dua gol untuk kemenangan Liverpool atas Burnley 4-2 pada laga pekan ke-30 Liga Primer Inggris, kemarin malam. [PAUL ELLIS / AFP]
Sadio Mane mencetak dua gol untuk kemenangan Liverpool atas Burnley 4-2 pada laga pekan ke-30 Liga Primer Inggris, kemarin malam. [PAUL ELLIS / AFP]

Bolatimes.com - Sadio Mane banjir pujian usai menyumbang dua gol ke gawang Chelsea pada laga Piala Super Eropa hingga akhirnya Liverpool berhasil merengkuh gelar pertamanya di musim ini. Tak berhenti di situ, penyerang Senegal itu juga mendapat pujian lantaran aksi religiusnya.

Ya, Liverpool barangkali tak mungkin punya peluang untuk merebut trofi Piala Super Eropa jika tanpa kehadiran Sadio Mane. Dua golnya ke gawang Chelsea membuat pertarungan harus diakhiri dengan adu tos-tosan hingga akhirnya The Reds berhasil menang 5-4.

Seperti halnya Mohamed Salah, Mane selain punya performa nan apik di lapangan juga merupakan sosok nan religius. Dalam beberapa kesempatan ia bahkan tak segan menunjukkan bagaimana menjadi seorang muslim nan taat.

Sikap religiusnya itu bahkan sempat ditunjukkan Mane beberapa waktu lalu saat memulai konferensi pers jelang laga menghadapi Chelsea di Piala Super Eropa.

Saat dipersilakan duduk untuk memulai sesi tanya jawab, Mane yang saat itu mengejakan jersey putih berlambang Liverpool membungkukkan badan bersiap duduk sambil berucap "Bismillah." Meski lirih ucapan tersebut terdengar jelas keluar dari mikrofon yang ada di depannya.

Sikap religiusnya itupun mendapat sambutan positif dari sejumlah netizen.

"Masya Allah, akhi Mane. Libatkan Allah dalam segala urusan, In Syaa Allah sukses dan berkah. Good job akhi Mane," tulis akun Twitter @fauzizouzi.

"Masha Allah," sambut akun @abedesiddiq.

"Keren Mane," cuit akun @ynwa_bram.

Pemain yang baru saja membawa Senegal ke partai final Piala Afrika 2019 itu memang diketahui dibesarkan dari lingkungan muslim nan taat. Ayahnya merupakan salah satu imam masjid di Senegal.

Mane sendiri mengaku selalu berusaha menjaga sikapnya sebagai seorang muslim dimanapun berada, termasuk saat menginjakkan kaki di tanah Eropa.

"Saya tidak akan menyentuh alkohol. Agama merupakan sesuatu yang penting bagi saya. Saya sangat menghormati aturan-aturan Islam dan saya juga selalu salat lima waktu," katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini