Bolatainment

Politisi Demokrat yang Sindir Ketua Umum PSSI Ini Ditangkap Karena Narkoba

Andi Arief diketahui memberi perhatian besar pada sepak bola Indonesia.

Galih Priatmojo

Politisi Andi Arief yang pernah menyindir Ketum PSSI lewat puisi di Twitter ditangkap karena narkoba. [suara.com]
Politisi Andi Arief yang pernah menyindir Ketum PSSI lewat puisi di Twitter ditangkap karena narkoba. [suara.com]

Bolatimes.com - Publik Twitter sudah pasti tak asing dengan nama Andi Arief. Politisi Demokrat yang sempat beri puisi sindiran pada mantan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi itu baru saja ditangkap Polisi lantaran kasus narkoba.

Dilansir dari suara.com, politisi Andi Arief ditangkap tim Direktorat 4 Bareskrim Kepolisian Indonesia di sebuah hotel mewah kawasan Slipi, Jakarta Barat.

Diketahui dalam penangkapan itu turut serta diamankan sejumlah barang bukti di antaranya paket sabu dan alat hisap atau bong.

Hingga saat ini pihak kepolisian urung memberikan keterangan resmi terkait penangkapan tersebut.

Sosok Andi Arief selain dikenal luas sebagai seorang politisi juga sebagai pendekar di jagad sosial media terutama di Twitter. Sejumlah kicauannya cukup menarik perhatian, salah satunya yang pernah ngehits yakni istilah Jendral Kardus.

Selain soal politik, Andi Arief juga diketahui gemar memberikan komentar terkait sepak bola Indonesia lho. Ia bahkan beberapa kali berkicau tentang Timnas Indonesia yang berlaga di Asian Games dan AFF.

Tak sampai di situ, kisruh yang sempat mendera federasi sepak bola Indonesia atau PSSI juga tak luput dari perhatiannya. Ia bahkan beberapa waktu lalu sempat membuat puisi sindiran untuk mantan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.

Dalam puisi yang diunggahnya pada 19 Januari 2019 itu, Andi Arief tanpa tedeng aling-aling memulai puisinya dengan sebutan "Gubernur Gila Bola". Puisi tersebut diduga sebagai bentuk tanggapan atas lengsernya Edy dari jabatan Ketua Umum PSSI pada saat pembukaan Kongres Tahunan PSSI di Bali beberapa waktu lalu.

Berikut puisi utuh Andi Arief yang menyindir eks Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.

Berita Terkait

Berita Terkini