Arena

Dituding Sengaja Rugikan Kevin/Marcus di French Open 2022, Wakil Taiwan Beri Penjelasan

Wakil Taiwan sampai meminta maaf ke pencinta badminton.

Husna Rahmayunita

Ganda putra bulutangkis Chinese Taipei, Lu Ching Yao/Yang Po Han di Indonesia Open 2021. (Instagram/@luchingyao)
Ganda putra bulutangkis Chinese Taipei, Lu Ching Yao/Yang Po Han di Indonesia Open 2021. (Instagram/@luchingyao)

Bolatimes.com - Ganda putra Taiwan Yang Po Han angkat bicara seusai mengalahkan pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di babak pertama French Open 2022.

Yang Po Han bersama sang partner Lu Ching Yao menaklukkan Marcus/Kevin setelah main tiga gim 15-21, 21-15 dan 17-21 di Stade Pierre De Coubertin, Paris, Kamis (26/10/2022).

Kemenangan tersebut otomatis menghentikan langkah pasangan berjuluk Minions di Frech Open 2022. Keduanya gugur di babak 32 besar di tangan wakil Taiwan.

Pertandingan Marcus/Kevin kontra Yang Po Han berjalan alot. Kendati begitu, muncul tudingan wakil Taiwan sengaja mengulur waktu pertandingan dengan meminta petugas mengepel lapangan beberapa kali.

Usai pertandingan, akun Instagram Yang Po Han jadi sasaran netizen. Banyak yang memberikan komentar bernada sinis kepada duo Taiwan yang mengalahkan Marcus/Kevin.

Tak lama setelah ramai, Yang Po Han buka suara di media sosial. Ia memberikan penjelasan usai dituding sengaja main 'delay'.

Ganda putra ranking 25 dunia itu menyampaikan permohonan maaf sekaligus menjelaskan apa yang terjadi lewat kolom komentar unggahan @lambe.badminton.

"Maaf untuk semua penggemar yang cinta badminton. Hari ini pakaian kami terlalu basah, maaf membuat kalian berpikir kami menunda (pertandingan), tapi tidak ada jalan lain karena lantainya benar-benar licin. Kalau tidak dipel, nanti terpeleset dan terluka. Love you all," papar Yang Po Han.

Klarifikasi tersebut sontak disambut warganet. Ada yang memberikan pembelaan, ada pula yang masih berkomentar miring.

Berita Terkait

Berita Terkini