Arena

Kevin Sanjaya dan Herry IP Berdamai, Angin Segar untuk Hadapi Tur Eropa

Hubungan Kevin dan Herry IP kembali harmonis jelang tur Eropa.

Husna Rahmayunita

Pelatih Ganda putra Indonesia, Herry IP berpose dengan Kevin/Marcus. (Instagram/herry_ip)
Pelatih Ganda putra Indonesia, Herry IP berpose dengan Kevin/Marcus. (Instagram/herry_ip)

Bolatimes.com - Hubungan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo dan sang pelatih Herry IP dipastikan sudah membaik setelah keduanya saling berdamai. Hal ini jadi angin segar untuk menghadapi tur Eropa.

Sebelumnya, Kevin sempat bersitegang dengan pelatih berjuluk coach Naga Api karena masalah internal. Akibat perseteruan tersebut, Kevin sempat enggan berlatih dengan Herry dan tim ganda putra.

Beruntung masalah tersebut berhasil diredam dan keduanya juga memberikan klarifikasi lewat konferensi pers perihal masalah yang dihadapi.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky menyebutkan kedua pihak sudah saling memaafkan dan kembali fokus mengukir prestasi.

"Ganda putra sudah adem. Kami dari pengurus menekankan bahwa hanya mereka yang bisa saling memaafkan. Kalau mereka tidak bisa berdamai ya kami juga tidak bisa memaksa," kata Rionny

Kerja sama antara Herry dan Kevin kembali terlihat saat keduanya melakoni sesi latihan bersama di Pelatnas Cipayung pada Kamis (13/10/2022).

Meski tak berlatih bersama Marcus yang masih menjalani pemulihan, Kevin turut berlatih bersama ganda putra nasional lainnya seperti HendaraSetiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri.

"Untungnya mereka sudah rembukan dan saling memaafkan, sekarang (latihannya) sudah seperti biasa saja," kata Rionny di Pelatnas Cipayung.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Hendra turut memastikan bahwa kini kondisi lini ganda putra sudah berjalan seperti biasa dan tetap melakoni sesi latihan dengan baik.

Dia pun memastikan  Kevin dan coach Herry sudah saling memaafkan dan kembali menjalani rutinitas di pelatnas seperti biasanya.

"Kalau clash (konflik) antara pemain dan pelatih ya sudah biasa. Kadang kalau pelatihnya salah ya kita bisa mengkritik, begitu juga sebaliknya. Kasih kritik dan masukan ya sudah biasa," kata Hendra.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini