Arena

Tumbang di Babak Pertama Kejuaraan Dunia 2022, Chico Aura Akui Tampil Kurang Tenang

Chico langsung gugur di Kejuaraan Dunia 2022.

Husna Rahmayunita

Chico Aura Dwi Wardoyo melangkah ke babak semifinal Malaysia Masters 2022, Jumat (8/7/2022) setelah mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting di perempat final. ANTARA/HO/PP PBSI
Chico Aura Dwi Wardoyo melangkah ke babak semifinal Malaysia Masters 2022, Jumat (8/7/2022) setelah mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting di perempat final. ANTARA/HO/PP PBSI

Bolatimes.com - Tunggal putra Indonesia Chico Aura Dwi Wardoyo kandas di babak pertama Kejuaraan Dunia 2022 setelah ditundukkan wakil Malaysia Ng Tze Yong, Senin (22/8/2022).

Pada pertandingan yang digelar di Tokyo Metropilitan Gymnasium, Jepang, Chico kalah dalam dua gim langsung 16-21 dan 10-21. Chico kalah usai bertanding 40 menit.

Atas kekalahan ini, Chico mengakui tampil tak maksimal saat lawan Ng Tze. Baginya, lawan tampil lebih baik dibanding dirinya.

"Hari ini memang lawan bermain sangat baik, sementara saya bermain kurang tenang dan mudah mati sendiri. Tidak tegang, tapi memang saya tidak bisa mengeluarkan permainan terbaik. Terutama di gim kedua, saya kurang enak mainnya," kata Chico lewat pesan tertulis PP PBSI di Jakarta, Senin.

Dalam pertandingan yang menjadi pertemuan keduanya dengan Yong ini, Chico terlihat kesulitan dalam menjaga ritme permainan. Permainan Yong sendiri tidak terlalu mendominasi, namun pemain peringkat ke-42 ini sanggup memainkan reli panjang untuk menguras tenaga lawan.

Secara teknik, Chico juga tampil cukup baik, namun sayang kerap melakukan kesalahan pukulan dan mati sendiri sehingga memberikan kesempatan kepada Yong untuk bangkit.

"Ke depan saya ingin perbaiki pola permainan dan cara bermainnya juga kalau sudah di lapangan. Ketenangan juga harus lebih ditingkatkan lagi," kata Chico.

Kesulitan lain yang dihadapi Chico juga soal kondisi lapangan yang berbeda dibandingkan dengan fase latihan dan uji coba sehari sebelumnya. Meski begitu, dia mengakui lawan lebih lihai dan mampu beradaptasi dengan lebih baik.

"Kondisi lapangan dibanding uji coba kemarin, menang dan kalah anginnya lebih terasa tapi itu bukan alasan juga karena lawan pasti merasakan hal yang sama," pungkasnya.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini