Arena

Hasil Undian Ganda Campuran di Kejuaraan Dunia 2022 Menguntungkan, Begini Respons Coach Nova

Ganda campuran Indonesia tak langsung dapat lawan kuat.

Husna Rahmayunita

Ekspresi pasangan ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, saat menjuarai Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2017. [Humas PBSI]
Ekspresi pasangan ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, saat menjuarai Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2017. [Humas PBSI]

Bolatimes.com - Pelatih ganda campuran PBSI Nova Widianto menanggapi hasil undian anak asuhnya di Kejuaraan Dunia 2022 yang akan berlangsung 22-28 Agustus mendatang.

Diketahui tiga pasangan ganda campuran Indonesia mendapat hasil undian cukup menguntungkan karena tak langsung bertemu dengan lawan kuat.

Ketiganya yakni Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, dan Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela tak besua dengan wakil China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong atau unggulan Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino..

Terkait hasil undian tersebut, Nova Widianto menyambut baik. Kendati tetap meminta anak asuhnya waspada.

"Hasil undian cukup bagus. Di sini Rinov/Pitha termasuk unggulan, karena di Kejuaraan Dunia daftar unggulannya sampai 16, jadi di babak-babak awal belum bertemu unggulan lain. Untuk Rehan/Lisa dan Zacha/Bela juga bagus, karena hasil undian kan untung-untungan. Mereka tidak langsung bertemu pasangan yang sangat kuat," kata Nova dalam keterangannya, Kamis (18/8/2022),

Rinov/Pitha mendapat bye di babak 64 besar karena diunggulkan di tempat ke-13. Sementara Rehan/Lisa akan menghadapi Lee Jhe-Huei/Hsu Ya Ching asal Taiwan, dan Zacha/Bela bersua wakil Denmark Mikkel Mikkelsen/Rikke Soby.

Walau begitu, Nova tidak main-main dalam mempersiapkan anak didiknya. Selama kurang lebih satu bulan setelah tur Asia Tenggara, semua aspek diperbaiki lewat latihan intensif.

Melihat kondisi lapangan di Jepang yang berbeda dari tiga turnamen sebelumnya, tim pelatih ganda campuran memutuskan untuk memperkuat pertahanan dan daya tahan serangan.

Faktor penting lainnya yang terlihat sudah mengalami kemajuan positif adalah komunikasi.

"Sudah bisa saling mengisi dan mengerti karena sebenarnya ini yang paling penting. Kalau di lapangan komunikasinya tidak bagus, pasti kurang jalan permainannya. Perlu ada kekompakan juga," ucap Nova.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini