Arena

Profil Marques Bolden, Pebasket Indonesia yang Dipuji Setinggi Langit Pelatih Arab Saudi

Pelatih Arab Saudi terkesima dengan penampilan Marques Bolden usai ditumbangkan dengan skor telak

Irwan Febri Rialdi

Pemain Timnas Basket Indonesia, Marques Bolden. (Dok. IBL)
Pemain Timnas Basket Indonesia, Marques Bolden. (Dok. IBL)

Bolatimes.com - Pemain naturalisasi Timnas Basket Indonesia Marques Bolden disanjung pelatih Arab Saudi Mohamed Mounir Youssef Ekerdany berkat penampilan apiknya di laga perdana FIBA Asia Cup 2022, Selasa (12/7/2022).

Marques Bolden menjadi aktor di balik kemenangan Indonesia atas Arab Saudi. Dia mengantarkan Merah Putih menang 80-54 di laga perdana.

Bolden, yang untuk pertama kalinya tampil memperkuat Indonesia dalam pertandingan resmi, berkontribusi mencetak poin dari paint area serta menjaga ring.

Dia menjadi pemain paling produktif pada laga Indonesia vs Arab Saudi dengan mengemas 32 poin, 16 rebound dan enam blok setelah melantai sekitar 37 menit.

Arab Saudi, yang mengalahkan Indonesia pada dua laga kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023, harus mengakui keunggulan Indonesia.

Sang pelatih Mohamed Mounir Youssef Ekerdany menyebut kehadiran Marques Bolden membawa perubahan besar pada permainan tuan rumah Indonesia.

“Kami tidak diperkuat Khalid M Abdel Gabar, sedangkan Indonesia mempunyai Marques Bolden yang membuat perbedaan sangat besar. Dia bagus bermain di paint dan menjaga ring,” kata Elkerdany dalam jumpa pers usai laga.

“Kami mencoba bermain bertahan untuk meredam produktivitas Bolden di paint area agar ada penjagaan di sekelilingnya, tapi itu hanya berhasil dua sampai tiga menit,” kata dia menambahkan.

Profil Marques Bolden

Marques Bolden merupakan pebasket kelahiran Dallas, Texas, Amerika Serikat, pada 17 April 1998. Pebasket berusia 24 tahun itu saat ini berstatus sebagai anggota tim NBA G League, Salt Lake City Stars.

Marques Bolden mengawali kariernya bersama DeSoto High School. Saat menjadi pemain senior di klub itu, ia memang menjadi center yang diunggulkan.

Selanjutnya, Marques Bolden memilih untuk bergabung bersama Duke University yang berkompetisi di kompetisi divisi pertama kampus NCAA pada 2016.

Sayangnya, dia harus absen pada pertandingan awal di musim 2016/2017 karena mengalami cedera. Debutnya pun baru tercipta pada 3 Desember 2016 saat menghadapi Maine.

Setelah tiga tahun berkarier bersama Duke University, Bolden memutuskan untuk ambil bagian pada NBA Draft tahun 2019.

Bergabung bersama Cleveland Cavaliers pada 2019 menjadi karier profesional pertamanya di dunia basket, terutama NBA.

Namun, ia tak langsung bermain bersama tim utama karena harus diturunkan ke klub satelit Cleveland Cavaliers, yakni Canton Charge, yang berkompetisi di NBA G League.

Pada 30 November, Bolden mendapatkan kontrak dari Cleveland Cavaliers dengan durasi selama dua musim. Setelah kontraknya berakhir, ia sempat bergabung ke Utah Jazz.

Namun, dia diturunkan terlebih dahulu dan bermain untuk tim satelitnya, yakni Salt Lake City Stars, yang menjadi klubnya sampai saat ini.

Sebetulnya, pemain berusia 24 tahun ini sempat berlatih bersama timnas basketball Amerika Serikat alias Team USA pada Nike Hoop Summit 2016.

Ia juga pernah mengikuti pemusatan latihan tim basket putra Amerika Serikat U-19 pada 2017, tapi namanya dicoret sebelum turnamen bergulir.

Pada Juli 2021, Bolden akhirnya memilih dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia (WNI), dan membantu timnas basket Indonesia meraih medali emas pertamanya di SEA Games 2021.

Pada laga penentuan melawan Filipina, Bolden sukses mencetak 18 poin, 10 rebound, dan 3 assist.

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Berita Terkait

Berita Terkini