Liga italia 26 Oktober 2026
Lecce 0
Juventus 2
Liga spanyol 26 Oktober 2026
Real Sociedad 2
Levante 1
Liga italia 26 Oktober 2026
Udinese 0
AC Milan 2
Liga spanyol 26 Oktober 2026
Barcelona 1
Real Madrid 2
Liga italia 25 Oktober 2026
Lazio 2
Parma 1
Liga prancis 25 Oktober 2026
Lens 2
Paris FC 1
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Atletico Madrid 1
Deportivo La Coruna 0
Liga indonesia 25 Oktober 2026
Persita 1
Bali United 1
Liga indonesia 25 Oktober 2026
Arema FC 4
Dewa United 0
Liga italia 25 Oktober 2026
Inter Milan 2
Fiorentina 1
Liga indonesia 25 Oktober 2026
Garudayaksa 1
Persib Bandung 2
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Athletic Club 4
Getafe 0
Liga inggris 25 Oktober 2026
Hull City 1
Brentford 1
Liga inggris 25 Oktober 2026
Crystal Palace 0
Newcastle 2
Liga inggris 25 Oktober 2026
Liverpool 2
Brighton 0
Liga inggris 25 Oktober 2026
Man United 0
Bournemouth 3
Liga italia 25 Oktober 2026
Atalanta 4
Frosinone 4
Liga italia 25 Oktober 2026
Genoa 1
Venezia 0
Liga prancis 25 Oktober 2026
AS Monaco 1
Lille 1
Liga jerman 25 Oktober 2026
Hoffenheim 3
Bayer Leverkusen 0
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Celta Vigo 0
Real Betis 0
Liga prancis 25 Oktober 2026
Auxerre 1
Le Mans 1
Liga prancis 25 Oktober 2026
Rennes 3
Strasbourg 0
Liga prancis 25 Oktober 2026
Marseille 4
LE Havre 3
Liga prancis 25 Oktober 2026
Angers 0
Lorient 0
Liga inggris 25 Oktober 2026
Sunderland 0
Leeds United 0
Liga jerman 25 Oktober 2026
SC Freiburg 1
Bayern Munchen 3
Liga jerman 24 Oktober 2026
VfB Stuttgart 2
Borussia Monchengladbach 3
Liga italia 24 Oktober 2026
Torino 3
Monza 2
Liga prancis 24 Oktober 2026
Brest 1
Nice 2
Liga inggris 24 Oktober 2026
Ipswich 1
Nottingham Forest 1
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Alaves 1
Malaga 1
Liga indonesia 24 Oktober 2026
Isenmulang FC 0
PSIM Yogyakarta 0
Liga inggris 24 Oktober 2026
Aston Villa 2
Man City 1
Liga indonesia 24 Oktober 2026
Persijap 1
Java United 1
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Rayo Vallecano 0
Elche 3
Liga italia 24 Oktober 2026
Como 2
Sassuolo 0
Liga italia 24 Oktober 2026
Cagliari 0
Bologna 2
Liga jerman 24 Oktober 2026
FC Koln 0
FC Schalke 04 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
SC Paderborn 07 1
Hamburger SV 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
RB Leipzig 4
SV Elversberg 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
FC Augsburg 1
Union Berlin 1
Liga jerman 24 Oktober 2026
FSV Mainz 05 2
Werder Bremen 3
Liga inggris 24 Oktober 2026
Coventry 0
Fulham 1
Liga inggris 24 Oktober 2026
Arsenal 2
Everton 0
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Racing Santander 2
Espanyol 1
Liga prancis 24 Oktober 2026
Toulouse 0
Troyes 0
Liga italia 24 Oktober 2026
Napoli 3
AS Roma 3
Liga inggris 24 Oktober 2026
Chelsea 0
Tottenham 2
Liga jerman 24 Oktober 2026
Borussia Dortmund 1
Eintracht Frankfurt 0
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Valencia 1
Villarreal 2
Liga spanyol 22 Oktober 2026
Levante 3
Athletic Club 1
Liga champions 22 Oktober 2026
Club Brugge KV 3
Lens 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Real Betis 1
Feyenoord 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Real Madrid 4
RB Leipzig 1
Liga champions 22 Oktober 2026
Inter Milan 1
Shakhtar Donetsk 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Sporting CP 2
Lask Linz 3
Liga champions 22 Oktober 2026
Bayern Munchen 2
Arsenal 2
Liga champions 22 Oktober 2026
Aston Villa 3
Viking 1
Liga indonesia 22 Oktober 2026
Persik Kediri 2
PSS Sleman 1
Liga indonesia 22 Oktober 2026
PSM Makassar 1
Persebaya Surabaya 0
Liga indonesia 22 Oktober 2026
Madura United 1
Persib Bandung 0
Liga champions 21 Oktober 2026
AS Roma 4
Slovan Bratislava 0
Liga champions 21 Oktober 2026
Napoli 4
Bodo/Glimt 3
Liga champions 21 Oktober 2026
FC Porto 0
PSV Eindhoven 1
Liga champions 21 Oktober 2026
VfB Stuttgart 1
Atletico Madrid 1
Liga champions 21 Oktober 2026
PSG 4
Barcelona 2
Liga champions 21 Oktober 2026
Man City 5
AEK Athens FC 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Liverpool 4
Villarreal 3
Liga indonesia 21 Oktober 2026
Bali United 5
Garudayaksa 0
Liga indonesia 21 Oktober 2026
Persija 5
Arema FC 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Como 4
Man United 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Lille 2
Galatasaray 4

Profil Nizar Zulfikar, Setter Andalan Timnas Voli Indonesia di SEA Games 2021

Nizar Zulfikar tampil apik, bersama rekan-rekannya di Timnas Voli Indonesia

Irwan Febri BolaTimes.com
Senin, 23 Mei 2022 | 13:38 WIB
Profil Nizar Zulfikar, Setter Andalan Timnas Voli Indonesia di SEA Games 2021

Profil Nizar Zulfikar, Setter Andalan Timnas Voli Indonesia di SEA Games 2021

bolatimes.com - Salah satu pemain yang ikut berjasa besar mengantarkan timnas voli putra Indonesia meraih medali emas SEA Games 2021 ialah Nizar Zulfikar.

Medali emas itu diraih Nizar Zulfikar bersama timnas voli Indonesia setelah menggasak tuan rumah Vietnam pada pertandingan final SEA Games 2021.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Dai Yen Arena, Quang Ninh, Minggu (22/5/2022) itu, Nizar Zulfikar dan kawan-kawan sukses membawa timnas voli Indonesia menang 3-0 atas Vietnam.

Tim tuan rumah memang dibuat tak berdaya saat menghadapi Indonesia. Mereka menyapu bersih tiga set awal dan menyudahi perlawanan Vietnam dengan skor 25-22, 25-18, dan 25-15.

Dengan medali emas ini, timnas voli putra Indonesia sukses memperpanjang dominasinya di kawasan Asia Tenggara. Sebab, ini adalah medali emas SEA Games ke-11.

Tak hanya itu saja, tim Merah Putih juga berhasil mengukuhkan dirinya sebagai peraih emas terbanyak dalam sejarah penyelenggaraan SEA Games.

Sebelum meraihnya secara back-to-back pada 2019 dan 2021, Indonesia sempat meraih medali emas pada edisi 1981, 1987, 1989, 1991, 1993, 1997, 2003, 2007, dan 2009.

Profil Nizar Zulfikar

Nizar Zulfikar merupakan salah satu pemain bintang di dunia voli Indonesia. Pemain kelahiran 12 September 1994 ini punya popularitas yang mentereng di ajang Proliga.

Sejak masih berusia kanak-kanak, Nizar Zulfikar sebetulnya tak menyukai voli. Dia justru menggandrungi tenis meja, tenis lapangan, dan renang.

Baca Juga: Bocoran Skuad Timnas Indonesia untuk Lawan Bangladesh di FIFA Matchday

Perkenalannya dengan bola voli baru terjadi pada saat ia menginjak kelas empat sekolah dasar (SD). Ketika itu, ia sering melihat kakak perempuannya bermain voli.

Dia lalu memutuskan untuk ikut bermain. Ayahnya pun memintanya untuk berlatih secara mandiri dengan mengetes bola ke dinding. Sejak saat itu, ia mulai menekuni olahraga ini.

Lagi pula, ayahnya juga mantan pevoli di daerahnya. Kendati tak pernah mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda), tetapi Nizar justru mampu bergabung dengan timnas junior saat masih SMP.

Pasalnya, saat itu timnas voli Indonesia kekurangan pemain di posisi tosser. Pasalnya, tosser sebelumnya memilih mengundurkan diri.

Bakatnya di dunia voli terus terasah ketika dia bergabung dengan klub profesional asal Surabaya, Samator, ketika duduk di bangku kelas tiga SMP.

Dia sempat diuji oleh pelatih Samator saat itu, Li Qiujiang. Setelah mengikuti sesi latihan, ia akhirnya resmi diterima. Momen itu tepatnya terjadi pada Juli 2010.

Setelah gabung Samator, Nizar terpilih untuk tampil di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2011. Pada debutnya itu, ia ikut membantu timnya meraih emas.

Bersama timnas voli junior, ia juga berhasil meraih gelar juara di ajang ASEAN School Games 2012 seusai menumbangkan Thailand di partai final. Sejak saat itu, kariernya terus melesat.

Bersama Samator Surabaya, ia pertama kali tampil di ajang Proliga pada tahun 2016. Namun, ketika itu masih menjadi pelapis pemain asing asal Kuba, Pedro Lopez Fernandez.

Setidaknya, sudah ada beberapa gelar juara Proliga yang diraihnya bersama Samator, yakni pada edisi 2016, 2018, dan 2019.

Kontributor: Muh Adif Setiawan

×
Zoomed
TERKINI

Kegiatan Youth Economics Summit (YES) 2025 di Jakarta pada akhir pekan lalu sukses digelar....

arena | 14:39 WIB

Pabrikan otomotif asal Vietnam ini memilih strategi jangka panjang yang membangun kepercayaan, bukan sekadar memangkas h...

arena | 10:14 WIB

Bagi pemula, push rank sering kali terasa menantang karena harus berhadapan dengan pemain yang lebih berpengalaman....

arena | 10:40 WIB

Perubahan aturan di olahraga padel tengah disuarakan oleh para pemain....

arena | 18:33 WIB

Tapi kamu jangan ngaku anak Padel, kalau belum tahu kosakata unik dalam Padel....

arena | 14:49 WIB