Arena

Profil Shintia Alliva Mauludina, Pevoli Cantik Andalan Timnas Putri Indonesia di SEA Games 2021

Shintia Alliva Mauludina menjadi andalan Timnas Voli Putri Indonesia

Irwan Febri Rialdi

Pemain Timnas Voli Putri Indonesia, Shintia Alliva Mauludina. (Instagram/@shinntia)
Pemain Timnas Voli Putri Indonesia, Shintia Alliva Mauludina. (Instagram/@shinntia)

Bolatimes.com - Timnas voli putri Indonesia di ajang SEA Games 2021 diperkuat sejumlah pemain andalan, salah satunya yakni Shintia Alliva Mauludina.

Shintia Alliva Mauludina menjadi salah satu pevoli cantik di skuad timnas voli putri Indonesia yang mencuri perhatian masyarakat di ajang SEA Games 2021.

Selain karena para cantik dan aksi ciamiknya di atas lapangan, Shintia Alliva Mauludina juga menjadi perhatian masyarakat karena disebut-sebut mirip dengan atlet voli senior, Yolla Yuliana.

Hal ini selain karena Shintia Alliva Mauludina memiliki paras yang sama cantiknya, Yolla Yuliana juga sama-sama menggunakan nomor punggung 15. Bahkan, posisi kedua pemain juga identik, yakni sebagai middle blocker.

Shintia Alliva Mauludina diharapkan mampu melanjutkan kiprahnya di dunia voli mengingat usianya yang masih muda. Dia juga dianggap memiliki bakat sebagai modalnya untuk bersinar.

Profil Shintia Alliva Mauludina

Shintia Alliva Mauludina merupakan pemain timnas voli putri Indonesia yang berasal dari klub Jakarta Elektrik PLN di ajang Proliga 2022 lalu. Pemain yang berposisi sebagai middle blocker ini tercatat lahir pada 9 Juni 2003. 

Mengingat usianya yang masih muda karena baru berusia 18 tahun, Shintia Alliva Mauludina disebut-sebut sebagai salah satu bintang voli masa depan di Indonesia.

Sebagai informasi, Shintia Alliva Mauludina mengawali kariernya sebagai pemain voli profesional bersama klub asal Kota Kembang, PBV Bahana Bandung.

Performa pemain berpostur 175 cm ini cukup mencuri perhatian hingga akhirnya direkrut oleh klub asal Ibu Kota, Jakarta BNI 46. Saat itu, ia dikontrak untuk menghadapi Proliga 2020.

Sayangnya, debut Shintia Alliva Mauludina di Proliga harus tertunda lantaran Proliga 2020 tak bisa bergulir akibat merebaknya pandemi Covid-19.

Setelah itu, pevoli cantik yang akrab disapa Sinsin ini memutuskan untuk menerima pinangan klub asal Ibu Kota lainnya, yaitu Jakarta Elektrik PLN pada Proliga 2022.

Sayangnya, langkah Sinsin dan kawan-kawan harus terhenti pada fase penyisihan grup lantaran Jakarta Elektrik PLN gagal lolos ke semifinal.

Dari delapan pertandingan di babak penyisihan, Jakarta Elektrik PLN Hanya mampu meraih dua kemenangan. Sementara itu, enam laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Terlepas dari hal itu, Shintia Alliva Mauludina menjadi salah satu bintang harapan voli Indonesia karena usianya yang muda.

Di saat umurnya baru menginjak 18 tahun, dia sudah mampu bersanding dengan sejumlah atlet top seperti Yolla Yuliana hingga Wilda Nurfadilah di skuad timnas voli putri Indonesia di SEA Games 2021.

Kontributor: Muh Adif Setiawan

Berita Terkait

Berita Terkini