Arena

17 Hari Koma, Skater Asal Italia Ini Mengaku Dibangunkan Marco Simoncelli

Ia mengaku dibangunkan Simoncelli dan akhirnya kini hidup kembali

Irwan Febri Rialdi

Mendiang pebalap MotoGP asal Italia, Marco Simoncelli. [AFP/Saeed Khan]
Mendiang pebalap MotoGP asal Italia, Marco Simoncelli. [AFP/Saeed Khan]

Bolatimes.com - Skater muda Italia, Marco Sias bangun dari koma selama 17 hari setelah kecelakaan saat bermain skateboard dan mengalami pendarahan di otak hingga harus menjalani operasi.

Kecelakaan yang dialami Marco Sias hingga membuatnya harus menjalani operasi dan sialnya, ia mengalami koma selama 17 hari pasca operasi.

Marco Sias mengalami pendarahan otak karena kecelakaan yang ia alami saat bermain skateboard, momen mengejutkan dialaminya saat masih koma.

Pengakuan mengejutkan dilontarkan Marco Sias pasca terbangun dari koma selama 17 hari, sosok mendiang pembalap MotoGP asal Italia sampai disebut-sebut.

Dilansir dari Marca, Sias mengaku sempat bermimpi bertemu Marco Simoncelli dalam komanya dan ia dibangunkan oleh pembalap yang mengalami kecelakaan di Sepang, 23 Oktober 20211 silam.

Ia diberitahu Simoncelli bahwa semuanya bakal baik-baik saja dan tak perlu mengkhawatirkan apa yang sedang terjadi.

Awalnya Sias tak mengetahui siapa sosok yang mendatanginya dalam mimpi saat koma, namun setelah ia bangun dari tidurnya dan kemudian mencari kebenarannya akhirnya ditemukan.

Melalui orang sekitar dan memanfaatkan internet, Sias berhasil mengetahui siapa sosok yang menemuinya saat koma dan ternyata Simoncelli.

Beberapa tanda yang membuat Sias meyakini sosok itu adalah Simoncelli diketahui dari ciri fisik sang pembalap, mulai dari rambut, hidung diplester hingga nomor balapnya.

"Simoncelli bilang ke saya kalau semuanya akan baik-baik saja dan saya tidak perlu khawatir, karena saya akan bangun dari koma," ucap Sias.

"Saat koma, saya melihat sejumlah pembalap sepeda motor dan kemudian saya melihat Simoncelli. Hal itu mengejutkan saya, karena saya tidak tahu dia.

"Tidak pernah mendengar namanya, dan saya tidak mengikuti MotoGP. Saya tidak mengikuti sepak bola atau balap motor, terlebih MotoGP.

"Saya hanya melakukan pencarian di internet ketika saya bangun dari koma, dan menyadari orang yang saya lihat adalah Simoncelli.

"Dia punya rambut emas keriting, memakai plester di hidung dengan nomor 58." imbuhnya.

Marco Simoncelli tewas pada balapan MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia pada 2011 silam akibat insiden kecelakaan yang juga melibatkan Valentino Rossi.

Benturan di kepala yang terlalu keras menjadi faktor penyebab Simoncelli tak tertolong, namanya pun diabadikan oleh masyarakat Italia penggemar MotoGP sebagai sosok legenda balap Italia.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini