Arena

Sempat Disentil, Menpora Pastikan Bonus untuk Tim Thomas Cup

Menpora pastikan ada bonus, tanpa menyebut nominalnya.

Husna Rahmayunita

Tim bulu tangkis Indonesia juara Piala Thomas 2020. (Twitter/@geugouia)
Tim bulu tangkis Indonesia juara Piala Thomas 2020. (Twitter/@geugouia)

Bolatimes.com - Sejumlah atlet bulu tangkis Tanah sempat menyinggung soal belum adanya bonus untuk tim Thomas Cup atau Piala Thomas 2020. Menteri Pemuda dan Olahraga, Zanuddin Amali akhirnya memberikan tanggapan.

Semula pebulu tangkis seperti Jonathan Christie, Fajar Alfian hingga Hendra Setiawan mengomentari pernyatan Zainuddin Amali yang menyebut pemberian bonus hanya diperuntukkan untuk pemenang multievent seperti SEA Games atau Olimpiade.

Sementara Thomas Cup atau Uber Cup, ungkapnya, termasuk single event, di mana dalam aturan tidak dijelaskan bonus bagi pemenang. Namun, ia mengupayakan bonus tersebut.

Teranyar, Zainuddin Amali pun memastikan jika tim Piala Thomas 2020 yang menyabet juara beberapa di Denmark pada Oktober lalu akan diberikan bonus, menyusul hasil komunikasi dengan Kementerian Keuangan.

"Setelah saya rapat koordinasi internal, kami memutuskan untuk memberikan apresiasi dari pemerintah,” ungkap Zainudin Amali.

"Tapi untuk ke depannya kami akan mempertegas mana saja kegiatan-kegiatan yang akan mendapat apresiasi atau bonus dari pemerintah. Jadi kategori-kategorinya akan diperjelas supaya tidak ada lagi perdebatan dan diskusi berkepanjangan,” ujarnya menambahkan.

Tim bulu tangkis Indonesia juara Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China 3-0. (Twitter/@hannagyeongs)
Tim bulu tangkis Indonesia juara Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China 3-0. (Twitter/@hannagyeongs)

Adapun penyerahan bonus, lanjut Zainudin, akan dilakukan pekan depan di kantor Kemenpora. Namun bonus tidak akan diserahkan kepada masing-masing atlet, melainkan kepada federasi bulu tangkis Indonesia PBSI. Langkah tersebut dipilih mengingat Piala Thomas merupakan kejuaraan beregu.

Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 1684 tahun 2015 tentang Persyaratan Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan, Pembina Olahraga, Tenaga Keolahragaan, dan Organisasi Olahraga diatur bahwa pemerintah akan memberikan bonus berupa uang atau barang bagi olahragawan yang memenuhi persyaratan.

Persyaratan yang dimaksud adalah meraih medali pada ajang SEA Games, ASEAN Para Games, Asian Games, Asian Para Games, dan Olimpiade serta Paralimpiade.

Selain itu, ada juga kategori untuk juara kejuaraan dunia maupun kejuaraan Asia resmi single event untuk cabang olahraga Olimpiade, serta menjadi juara pada ajang Islamic Solidarity Games atau Asian Beach Games.

Namun aturan tersebut memang belum mengatur secara spesifik kejuaraan single event apa saja yang masuk dalam kategori pemberian bonus pemerintah.

"(Pemberian bonus) ini bukan karena desakan publik karena kami telah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan, jadi kami benar-benar mengikuti rule," pungkas Zainudin, demikian seperti dimuat Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini