Arena

Taktik Greysia/Apriyani Tumbangkan Wakil Thailand dalam Waktu 37 Menit

Greysia/Apriyani menang atas wakil Thailand dalam dua gim.

Husna Rahmayunita

Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Indonesia Masters 2021. (19/11/2021). (ANTARA/Roy Rosa Bachtiar)
Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Indonesia Masters 2021. (19/11/2021). (ANTARA/Roy Rosa Bachtiar)

Bolatimes.com - Torehan apik ditunjukkan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di hari pertama BWF World Tour Finals 2021, Rabu (1/12/2021).

Greysia/Apriyani berhasil menumbangkan wakil Thailand, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai hanya dalam waktu 37 menit.

Kedua pasangan sama-sama berada di Grup A BWF World Tour Finals 2021. Namun, Greysia/Apriyani lebih unggul hingga mampu menyelesaikan pertandingan dalam dua gim.

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo mengalahkan wakil Thailand denan skor 21-15, 21-12. Greysia/Apriyani pun mengungkap kunci kemenangan mereka.

"Pertama Puji Tuhan kami bisa melewati pertandingan dengan kemenangan dan tidak cedera. Kami sadar WTF selalu keras sejak awal, makanya kami lebih menyiapkan hati, pikiran, untuk bisa bertanding di level ini," kata Greysia setelag laga.

Sebelum bertanding, persiapan teknik, fisik hingga mental sudah diasah oleh Greysia/Apriyani agar menjadi faktor kombinasi yang menentukan kemenangan pada ajang bergengsi ini.

Greysia/Apriyani menilai Jongkolphan/Rawinda lawan yang sulit karena cepat yang secara teori berada di atas mereka, Tetapi, inferioritas ini mereka atasi dengan pola permainan yang terkoordinasi dan solid selama di lapangan.

"Kunci kemenangan ada di konsistensi pola permainan, pas di lapangan juga sudah komunikasi cara mainnya seperti apa," kata Apriyani.

Ganda putri ranking enam dunia itu sangat menjaga pertahanan mereka, terutama saat mengunci keunggulan poin. Menurut mereka, konsistensi tidak hanya soal menjaga strategi, tapi juga memastikan keunggulan bisa dijaga.

"Jadi pas kami sudah dapat poinnya, kami harus konsisten menjaga poin dan tidak membiarkan lawan berkembang. Kalau berkembang bahaya, mereka punya kualitas pukulan yang bagus," kata Apriyani, seperti dikutip dari Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini