Arena

Kenalan Yuk! Berikut Tujuh Kartini nan Cantik di Dunia Olahraga Indonesia

Selain jago olahraga, mereka juga memiliki paras cantik nan jelita.

Rauhanda Riyantama

Atlet voli Indonesia, Berllian Marsheilla. [Instagram @Berllian]
Atlet voli Indonesia, Berllian Marsheilla. [Instagram @Berllian]

Bolatimes.com - Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April memang telah lewat. Namun semangatnya dalam memperjuangkan kebangkitan dan kesetaraan bagi perempuan Indonesia selalu dikenang dan diteladani hingga sekarang. 

Tepat di tanggal tersebut, tokoh perempuan dan pahlawan nasional, Raden Adjeng (RA) Kartini lahir ke dunia. Berkat jasa RA Kartini, para perempuan Indonesia kini bisa menikmati hak yang sama dengan para lelaki. Dari segi profesi, kaum hawa pun kini bebas memilih pekerjaan sesuai keinginan, termasuk tentunya menjadi atlet.

Di ranah olahraga inilah, para atlet perempuan secara tak langsung tengah menularkan ataupun menyambung semangat RA Kartini, di mana setiap insan bebas menentukan pilihan dan berjuang di bidang yang mereka kehendaki.

Saat ini sudah banyak atlet perempuan Indonesia yang sukses mengharumkan nama Indonesia di ranah olahraga. Berikut tujuh RA Kartini masa kini nan cantik di dunia olahraga Indonesia, seperti dikutip dari Suara.com.

1. Berllian Marsheilla (Voli)

Berllian Marsheilla merupakan atlet voli putri milik Indonesia yang sudah malang melintang mengikuti kejuaraan voli internasional bersama tim Merah-Putih.

Saat ini Berllian tergabung dalam tim Jakarta PGN Popsivo Polwan. Atlet voli berposisi libero ini sukses menghantarkan timnya meraih gelar juara Proliga 2019, yang telah bergulir pada 8 Desember 2018-24 Februari 2019.

2. Diananda Choirunisa (Panahan)

Diananda Choirunisa merupakan atlet panahan putri Indonesia. Tak hanya memiliki paras cantik, perempuan 22 tahun ini juga punya prestasi yang membanggakan bagi Tanah Air.

Pemanah Indonesia, Diananda Choirunisa, meraih medali perak pada cabang olahraga panahan nomor recurve individu putri Asian Games 2018, Selasa (28/8), dalam laga yang berlangsung di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. [Suara.com/Rizki Nurmansyah]
Atlet panahan putri Indonesia, Diananda Choirunisa (kanan). [Suara.com/Rizki Nurmansyah]

Di Asian Games 2018 lalu, Diananda berhasil meraih medali perak di nomor recruve putri. Ia menjadi runner-up setelah kalah dengan skor 3-7 dari wakil China, Zhang Xinyan.

Prestasi membanggakan tak hanya diraih Diananda di Asian Games 2018 saja. Jauh sebelum itu, atlet kelahiran Surabaya tersebut telah meraih medali emas SEA Games 2013 dan dua medali emas SEA Games 2017 di nomor individu serta tim.

3. Greysia Polii (Bulutangkis)

Dari ranah bulutangkis, Greysia Polii patut disebut sebagai salah satu RA Kartini masa kini di dunia olahraga. Dedikasinya kepada olahraga tepok bulu tak perlu diragukan lagi.

Greysia yang kini berusia 31 tahun telah terjun di dunia bulutangkis sejak usia 14 tahun. Pebulutangkis spesialis ganda putri ini mulai masuk ke pelatnas PBSI sejak 2003 silam.

Pebulutangkis spesialis ganda putri Indonesia, Greysia Polii [Suara.com/Arief Apriadi]
Pebulutangkis spesialis ganda putri Indonesia, Greysia Polii [Suara.com/Arief Apriadi]

Dalam 18 tahun kariernya, Greysia Polii telah mempersembahkan beragam gelar juara bagi Indonesia. Sebut saja medali emas SEA Games 2007, Asian Games 2014 (bersama Nitya Krishinda Maheswari), dan serentetan gelar BWF World Tour.

4. Elga Kharisma Novanda (Sepeda BMX)

Dikenal sebagai ratu BMX Indonesia, Elga Kharisma Novanda layak dijadikan salah satu Kartini masa kini di ranah Olahraga Tanah Air. Sebab, atlet kelahiran Malang tersebut telah memenangkan banyak gelar bagi Indonesia.

Elga yang saat ini tengah menjalani penyembuhan pasca operasi cedera pinggang, memang punya prestasi mentereng dibanding atlet sepeda putri Indonesia lainnya.

Atlet sepeda putri andalan Indonesia, Elga Kharisma Novanda. (Suara.com/Arief Apriadi)
Atlet sepeda putri andalan Indonesia, Elga Kharisma Novanda. (Suara.com/Arief Apriadi)

 

Tercatat, ia merupakan peraih medali emas pada SEA Games 2011 dan SEA Games 2013 di nomor BMX. Prestasi itu pun sempat menghantarkannya mendapat beasiswa pelatihan balap sepeda di Swiss pada 2011-2014.

5. Wewey Wita (Pencak Silat)

Wewey Wita merupakan atlet pencak silat putri Indonesia. Ia adalah salah satu atlet putri Merah-Putih yang berhasil meraih medali emas di Asian Games 2018.

Selebrasi pesilat Indonesia, Wewey Wita, membawa bendera Merah Putih usai mengalahkan pesilat Vietnam, Thi Them Tran, dalam babak final Kelas B Putri Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini, Jakarta, Rabu (29/8). [Antara/INASGOC/Melvinas Priananda]
Pesilat putri Indonesia, Wewey Wita melakukan selebrasi. [Antara/INASGOC/Melvinas Priananda]

 

Wewey mulai belajar pencak silat di bangku Sekolah Dasar. Atlet yang memiliki darah Singapura dari sang ayah itu mendapat medali emas di nomor tarung putri kelas B (50-55kg).

Tak hanya di Asian Games 2018, atlet kelahiran 5 Februari 1993 itu juga menjadi "ratu" pencak silat pada Kejuaraan Dunia 2015 di Thailand dan SEA Games 2017 Malaysia.

6. Aldila Sutjiadi (Tenis)

RA Karitini masa kini di ranah olahraga selanjutnya datang dari cabang olahraga tenis, dengan Aldila Sutjiadi sebagai bintangnya. 

Aldila merupakan atlet tenis putri yang berhasil meraih medali emas Asian Games 2018 di nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat. 

Atlet tenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, ditemui di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018). [Suara.com/Arief Apriadi]
Atlet tenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi. [Suara.com/Arief Apriadi]

 

Tak hanya lihai di atas lapangan tenis, Aldila juga terkenal sebagai atlet cerdas karena berhasil lulus dari University of Kentucky Amerika Serikat dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,92!

7. Aries Susanti Rahayu (Panjat Tebing)

Aries Susanti Rahayu merupakan atlet panjat tebing putri Indonesia. Ia adalah peraih dua medali emas Asian Games 2018.

Meski masih berusia muda, yakni 24 tahun, Aries sudah mempersembahkan banyak prestasi bagi Indonesia. Selain prestasi di Asian Games 2018, nama atlet yang lahir di Grobogan, Jawa Tengah itu kini juga mendunia.

Tercatat, Aries juga berhasil mengibarkan Merah-Putih pada ISFC Climbing World Cup 2018 di Xiamen, ISFC Climbing World Cup 2018 di Chongqing, dan ISFC Climbing World Cup 2018 di Wuijang, yang kesemuanya dihelat di Negeri Tirai Bambu China.

Capaian itu membuat Aries kini bertengger di peringkat empat dunia nomor speed panjat tebing putri.

Berita Terkait

Berita Terkini