Timespedia

Cara Melakukan Servis Atas dalam Bola Voli, Efektif Bikin Lawan Kewalahan

Inilah tata cara melakukan servis atas dalam bola voli

Irwan Febri Rialdi

Ilustrasi servis atas dalam permainan bola voli. (Dpk. kemdikbud)
Ilustrasi servis atas dalam permainan bola voli. (Dpk. kemdikbud)

Bolatimes.com - Cara melakukan servis atas dalam olahraga bola voli menjadi adalah salah satu teknik dasar yang wajib dikuasai, terlebih oleh pemula.

Adapun, servis atau service merupakan pukulan pertama untuk memulai permainan bola voli. Kesalahan atau gagal servis akan diberikan satu poin untuk tim lawan. 

Oleh karena itu pukulan servis harus dikuasai dengan baik oleh seorang atlet voli. Namun, tidak semua pemain boleh melakukan servis dalam permainan bola voli. Pemain yang dimaksud adalah seseorang yang berposisi sebagai libero.

Servis dalam bola voli sendiri terbagi menjadi dua, yaitu servis atas dan servis bawah. Pada artikel kali ini, akan dibahas lebih lanjut mengenai servis bawah dalam bola voli.

Servis Atas dalam Bola Voli

Permainan bola voli membutuhkan penguasaan yang baik dalam teknik-teknik dasarnya. Bagi yang belum terbiasa memainkan bola voli, maka olahraga ini tergolong cukup sulit untuk dimainkan orang awam. 

Olahraga voli sendiri dapat dimainkan di lapangan indoor maupun outdoor dengan ukuran 18×9 meter. Kemudian, net untuk putera adalah 2,43 meter dan putri 2,24 meter.

Servis atas termasuk ke dalam teknik servis yang cukup sulit dilakukan oleh pemula karena memerlukan tenaga yang lebih besar dan perkenaan bola yang tepat.

Servis atas memiliki keunggulan yang terletak pada akurasi dan kecepatan bola lebih tinggi sehingga bisa memberikan serangan pertama ke arah permainan lawan.

Bola yang dipukul akan bersifat mendatar dan membuat musuh sulit dalam mengantisipasi arah datangnya bola. Cara melakukan servis atas adalah mengayunkan tangan dari belakang ke depan dengan posisi bola berada di atas kepala.

Berikut cara melakukan servis atas dalam bola voli:

1. Berdiri dengan salah satu kaki berada di depan (melangkah).

2. Badan agak melenting ke belakang dan berat badan pada kaki belakang.

3. Ayunkan tangan kanan bersamaan dengan gerakan badan ke depan.

4. Saat melakukan pukulan, pergelangan agak maju saat melakukan pukulan;

5. Pada akhir gerakan, berat badan dibawa ke depan dengan melangkahkan kaki ke depan.

6. Setelah memukul bola, posisi tubuh harus kembali dalam posisi siap.

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha

Berita Terkait

Berita Terkini