DATA BELUM TERSEDIA

Amarah Fans Memuncak! Suporter Crystal Palace: UEFA Mafia

Keputusan UEFA tersebut memicu kemarahan besar dari para pendukung Palace, yang menggelar aksi protes keras

Galih Prasetyo BolaTimes.com
Rabu, 16 Juli 2025 | 14:01 WIB
Amarah Fans Memuncak! Suporter Crystal Palace: UEFA Mafia

Amarah Fans Memuncak! Suporter Crystal Palace: UEFA Mafia

bolatimes.com - Kisruh besar terjadi di Selhurst Park setelah Crystal Palace resmi kehilangan tempat di Liga Europa 2025/26 dan harus turun ke UEFA Conference League.

Keputusan UEFA tersebut memicu kemarahan besar dari para pendukung Palace, yang menggelar aksi protes keras, menyanyikan chant anti-UEFA, bahkan melukis graffiti bertuliskan "UEFA Mafia" di dinding stadion mereka sendiri.

Puluhan hingga ratusan suporter, termasuk kelompok ultras Holmesdale Fanatics, berkumpul di luar stadion pada akhir pekan lalu, mengusung spanduk protes.

Dikutip dari Mail Online, sejumlah fans bahkan dilaporkan berencana mendatangi markas UEFA di Nyon, Swiss, untuk menyuarakan protes secara langsung.

Slogan “F**k UEFA” menggema dalam orasi massa yang penuh emosi dan semangat perlawanan.

Kemarahan fans memuncak setelah muncul kabar bahwa Nottingham Forest, yang hanya finis di posisi tujuh Premier League, akan menggantikan Palace di Liga Europa. Nama Forest sudah muncul di daftar resmi UEFA sebagai wakil Inggris, meski pengumuman final masih menunggu proses banding Palace ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) di Lausanne.

Yang makin menyakitkan bagi suporter adalah fakta bahwa Palace sebelumnya lolos ke Liga Europa sebagai juara FA Cup, dan langkah ini dianggap sebagai bentuk ketidakadilan oleh UEFA. Ketua klub Steve Parish bahkan menyebut keputusan itu sebagai:

“Ketidakadilan terbesar dalam sejarah sepak bola.”

Palace mengajukan banding ke CAS, menolak anggapan bahwa kepemilikan John Textor—yang telah menjual saham 44,9% miliknya—masih dianggap sebagai bentuk kendali “decisive” atas klub.

Namun harapan mereka terpukul setelah CAS menolak banding serupa dari klub Slovakia DAC 1904, yang didepak dari Conference League karena konflik kepemilikan multi-klub dengan klub Hungaria Gyori.

Baca Juga: Liverpool Tiru Man United! Siapkan Mahar Fantastis Demi Alexander Isak

CAS menilai UEFA sah-sah saja mempercepat tenggat waktu dari Juni ke 1 Maret dalam menilai konflik kepemilikan.

Kontributor: Adam Ali

×
Zoomed
TERKINI

Napoli menutup rangkaian pramusim mereka dengan kemenangan tipis 2-1 atas Olympiakos di Stadio Teofilo Patini, Kamis (14...

liga | 06:15 WIB

Luis Enrique, memberikan pengakuan jujur usai timnya menjuarai Piala Super UEFA 2025....

liga | 06:15 WIB

Manchester United dipastikan akan memulai perjalanan mereka di Carabao Cup 2025 dengan menghadapi tim kasta keempat Liga...

liga | 05:00 WIB

Gelar tersebut membuat Chelsea diganjar hadiah besar senilai 114,6 juta dolar AS atau sekitar Rp1,8 triliun....

liga | 05:00 WIB

Klub Serie A tersebut dikabarkan telah secara resmi mengajukan tawaran kepada Manchester United untuk merekrut winger In...

liga | 06:00 WIB