Liga

Betah di AC Milan, Rafael Leao Tak Tergoda dengan Rayuan Real Madrid

Rafael Leao menegaskan dirinya bahagia bersama AC Milan

Irwan Febri Rialdi

Selebrasi Rafael Leao setelah membantu Franck Kessie mencetak gol ketiga untuk AC Milan dalam pertandingan pekan terakhir Serie A lawan Sassuolo pada 22 Mei 2022. ANTARA/REUTERS/ALBERTO LINGRIA
Selebrasi Rafael Leao setelah membantu Franck Kessie mencetak gol ketiga untuk AC Milan dalam pertandingan pekan terakhir Serie A lawan Sassuolo pada 22 Mei 2022. ANTARA/REUTERS/ALBERTO LINGRIA

Bolatimes.com - Rafael Leao merasa betah dan bahagia bersama AC Milan. Ia akan tetap bersama skuat Rossoneri meski saat ini ada ketertaarikan dari sang jawara Liga Champions 2021/2022, Real Madrid.

Dikutip dari football-italia, Sabtu (28/5/2022), meski begitu, Leao mengaku cukup senang dengan rumor ketertarikan Real Madrid, namun kini ia memilih untuk tetap membumi.

Diketahui Leao masih memiliki kontrak dengan AC Milan hingga Juni 2024 mendatang dan memiliki klausul rilis sebesar 150 juta euro atau sekitar Rp2,3 triliun.

Penyerang sayap AC Milan, Rafael Leao mencoba melepaskan tendangan saat timnya menjamu Juventus dalam laga lanjutan Serie A, Senin (24/1/2022). (Foto: AFP)
Penyerang sayap AC Milan, Rafael Leao mencoba melepaskan tendangan saat timnya menjamu Juventus dalam laga lanjutan Serie A, Senin (24/1/2022). (Foto: AFP)

"Saya berada di Milan, Saya memiliki dua tahun tersisa di kontrak saya dan saya merasa di rumah di sini. Saya senang untuk mendengar Milan saya tidak tersentuh," terang Leao.

"Rumor soal Real Madrid tertarik membuat saya senang, tapi saya tidak ingin sombong. Saya sangat bangga untuk bekerja dengan pemain-pemain berpengalaman," sambungnya.

Sebelumnya, direktur olahraga AC Milan Paolo Maldini menggambarkan Leao sebagai 'berlian kasar' dan pemain itu sendiri mengakui bahwa itu adalah proses yang lambat untuk mendapatkan potensi itu untuk benar-benar keluar.

Leao menjelaskan, dirinya pergi meninggalkan Sporting di usia muda pada 2018 lalu dan bergabung bersama Lille serta menilai Liga Prancis adalah liga yang kuat dan membuat dirinya berevolusi.

"Dua tahun pertama tidak berjalan seperti yang saya inginkan di Milan, tetapi sekarang saya lebih dewasa dan merasa lebih percaya diri," ungkap Leao.

Saya ingin menjadi titik referensi untuk klub dan tim nasional saya. Saya berharap untuk melakukan hal-hal besar di masa depan," sambungnya.

Pada musim ini, Leao menjadi salah satu pilar penting AC Milan kembali meraih gelar Scudetto setelah penantian selama 11 tahun dengan mencatatkan 34 penampilan di Liga Italia dengan sumbangan 11 gol serta 11 assist.

(Suara.com/Syaiful Rachman)

Berita Terkait

Berita Terkini