Liga

Ungkap Situasi Sulit Manchester United, David de Gea Merasa Terluka

David de Gea menyoroti kekalahan Manchester United.

Husna Rahmayunita

Kiper David de Gea berdiri di samping pemain Manchester City, Ilkay Gundogan yang meringkuk kesakitan. Dalam laga derby Manchester itu, skuat Setan Merah dipermalukan rivalnya dengan skor 2-0, Kamis (25/4/2019). [OLI SCARFF / AFP]
Kiper David de Gea berdiri di samping pemain Manchester City, Ilkay Gundogan yang meringkuk kesakitan. Dalam laga derby Manchester itu, skuat Setan Merah dipermalukan rivalnya dengan skor 2-0, Kamis (25/4/2019). [OLI SCARFF / AFP]

Bolatimes.com - David de Gea menjadi salah satu pemain yang sangat kecewa dengan performa Manchester United di Liga Inggris musim ini, kiper Spanyol bahkan menyebut timnya sangat memalukan.

Menjadi pemain paling 'waras' di dalam klub beprestasi dan derajat tinggi seperti Manchester United, membuat David de Gea kini frustrasi.

Teranyar setelah Manchester United terbantai dari Watford pada pekan ke-12 Liga Inggris 2021-2022, David de Gea tak habis pikir dengan rekan setimnya.

Melawat ke Vicarage Road, Setan Merah dikoyak The Hornets dengan skor mengejutkan 4-1, padahal dua kali De Gea memblok sepakan penalti di menit awal laga.

Malah setelah itu Manchester United dibuat babak belur, hingga bermain dengan 10 pemain setelah Harry Maguire diganjar kartu merah pada menit ke-69.

Saking kecewanya, De Gea bahkan menyebut rekan setimnya tak tahu harus melakukan apa setelah mendapatkan bola dan melakukan penyerangan.

Juan Mata, Ole Gunnar Solskjaer, dan David de Gea saat meninggalkan lapangan usai berhadapan dengan Paris Saint-Germain pada 12 Februari 2019 (Paul Ellis/AFP)
Juan Mata, Ole Gunnar Solskjaer, dan David de Gea saat meninggalkan lapangan usai berhadapan dengan Paris Saint-Germain pada 12 Februari 2019 (Paul Ellis/AFP)

"Itu memalukan, cara kami bermain hari ini. Saya sering berada di saat-saat sulit dengan MU, tetapi kami seperti berada dalam situasi yang sulit," ucap De Gea kepada BBC Sport.

"Kami tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan bola, kami kebobolan banyak gol. Ini momen yang mengerikan," imbuhnya.

Setelah disebut hanya sekadar rumor, Ole Gunnar Solskjaer pun akhirnya dipecat Manchester United dan kini posisinya digantikan Michael Carrick.

Meskipun Man United sedang berada di fase buruk, kiper timnas Spanyol tak ingin menyalahkan sepenuhnya pada Solskjaer.

Hasil yang didapat tim saat ini menjadi tanggung jawab para pemain, walaupun menyalahkan Solskjaer adalah hal yang paling mudah.

"Sangat mudah untuk menyalahkan manajer dan staf, tetapi ada orang-orang yang ada di lapangan dan merekalah yang harus mencetak gol serta bertarung di lapangan," ujar De Gea.

"Sulit untuk mengatakan mengapa terjadi seperti ini, saya tidak tahu harus berkata apa. Sulit berada di ruang ganti sekarang, kami sedih dan marah.

"Secara pribadi saya terluka, ini menjadi momen yang sangat sulit bagi klub." imbuhnya.

Usai terbantai di kompetisi domestik, Man United bakal menghadapi Villarreal dalam lanjutan fase Grup F Liga Champions pada Rabu (24/11/2021).

Man United wajib berhati-hati dan waspada, pasalnya kekalahan jelas membuat posisi mereka di puncak klasemen grup sementara lenyap.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini