Liga

Bawa Liverpool Menang Telak, Mohamed Salah Dianggap Serakah

Mohamed Salah menciptakan hattrick saat lawan Manchester United.

Husna Rahmayunita

Penyerang sayap Liverpool, Mohamed Salah merayakan golnya ke gawang Manchester United pada laga Liga Inggris di Old Trafford, Senin (25/10/2021) dini hari WIB. [OLI SCARFF / AFP]
Penyerang sayap Liverpool, Mohamed Salah merayakan golnya ke gawang Manchester United pada laga Liga Inggris di Old Trafford, Senin (25/10/2021) dini hari WIB. [OLI SCARFF / AFP]

Bolatimes.com - Striker Liverpool, Mohamed Salah mengantarkan Liverpool menang atas Manchester United lewat hattrick-nya. Namun, ia justru mendapat sentilan dari Legenda Liverpool, Graeme Souness.

Di kala banyak orang memuji selangit Mohamed Salah, Graeme Souness justru menyebut pemain asal Mesir itu egois. Sebabnya, dia dianggap tak memberikan kesempatan bagi pemain The Reds lain.

Dalam pertandingan Manchester United vs Liverpool pada laga lanjutan Liga Inggris yang berlangsung di Old Trafford Senin (25/10/2021) dini hari WIB, Mohamed Salah berhasil mencetak tiga gol.

Graeme Souness lantas menyoroti komentar Jurgen Klopp yang menyebut Mohamed Salah kini lebih hebat dari Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

"Saya setuju dengan Jurgen Klopp bahwa Mohamed Salah telah menjadi pemain terbaik di dunia musim ini," kata Graeme Souness kepada Sunday Times dikutip dari RT.

"Dia mungkin pemain yang serakah seperti yang saya lihat. Semua nama top memiliki unsur itu tapi dia sangat egois,"

Souness menganggap elemen egois memang harus dimiliki seorang striker top dunia. Namun, level egois Salah disebutnya sangat tinggi, sampai-sampai membuat rekan setimnya kesal.

"Target pribadi penting baginya dan dia menembak dari setiap sudut yang memungkinkan, yang terkadang membuat rekan satu timnya frustrasi – terutama Mane. Pemain lain menerimanya karena dia sangat bagus," beber Souness.

"Ketika dia tidak menyamakan kedudukan, dia mencetak gol atau membuat penjaga gawang bekerja sehingga tindak lanjutnya adalah tap-in untuk seseorang, yang membuat sulit bagi siapa pun untuk mengkritiknya.

"Dia bahkan mungkin menganggapnya sebagai pujian bahwa saya pikir dia adalah pemain paling egois yang pernah saya lihat karena dia adalah mesin gol," pungkas Souness.

(Suara.com/Arief Apriadi)

Berita Terkait

Berita Terkini