Liga

Amanda Staveley Berjuang Lawan Sakit Sebelum Jadi Bos Newcastle United

Amanda Staveley juga menolak pinangan Pangeran Inggris

Husna Rahmayunita

Salah satu pemilik klub Newcastle United, Amanda Staveley. [AFP]
Salah satu pemilik klub Newcastle United, Amanda Staveley. [AFP]

Bolatimes.com - Akuisisi Newcastle United oleh konsorium Arab Saudi tak lepas dari peran Amanda Staveley yang kini namanya naik daun.

Amanda Staveley adalah makelar yang sukses melobi konsorium Arab Saudi untuk akuisisi Newcastle United. Ia kini menjadi salah satu bos Newcastle.

Di tangan Amanda Staveley, perusahaan mega koneksi berhasil mengambil alih Newcastle United dengan mahar 300 juta poundsterling.

Amanda Staveley pun kecipratan untung bersama firma PCP Capital Partners, ia akan memiliki 10 persen saham Newcastle United.

Selain itu, sebagai bagian dari kesepakatan Amanda Staveley juga akan duduk di salah satu kursi direksi klub berjuluk The Magpies itu.

Terlepas dari kesuksesannya itu, siapa sangka banyak cerita menarik soal Amanda yang juga merupakan mantan model ini.

Dikutip dari The Sun, Amanda pernah berjuang keras melawan penyakit otak yang bisa menyebabkan kelumpuhan demensia.

Amanda didiagnosis penyakit Huntington pada 2013, salah satu penyakit berbahaya yang tidak ada obatnya.

Selain itu siapa sangka sebelum terjun ke sepak bola, Amanda pernah didekati Pangeran Andrew, saudara Pangeran Charles.

Sempat dilamar oleh Pangeran Andrew, Amanda memilih keputusan besar dengan menolaknya karena tak ingin menjadi bagian dari Royal.

Berawal dari peluncurkan Q.ton yang berisi klub kesehatan, gym, restoran dan pusat konferensi di Cambridge Science Park seharga 10 juta pound pada 2000 silam.

Satu tahun setelah itu, Andrew yang menjadi duta perdagangan Inggris pergi ke taman tersebut bersama Raja Abdullah dari Yordania.

Saat itulah keduanya bertemu, Andrew dikabarkan terpikat oleh kecantikan dan kecerdasan Amanda, ia pun berkenalan sampai bertukar nomor telepon.

Menurut laporan The Sun, Andrew bahkan memanggil Amanda dengan sebutan sayang, hingga tak ragu mengirim lelucon cabul lewat pesan singkat.

Saking terpesona dengan cinta barunya itu, Andrew mengundang Amanda datang ke Istana Buckingham dan Sandringham.

Bahkan, Ratu dan Pangeran Philip dinilai sudah memberikan restu kepada Andrew dan Amanda untuk segera melangsungkan pernikahan.

Namun, pada 2013 Amanda justru menolak lamaran Andrew dengan sopan karena alasan yang menurutnya masuk akal.

"Andrew pria yang baik dan saya masih sangat peduli padanya," ucap Amanda kepda Daily Mail.

"Namun jika saya menikah dengannya, kemandirian saya bakal hilang." imbuhnya.

(Eko Isdiyanto)

Berita Terkait

Berita Terkini