Liga

Kisah Leonardo Bonucci Jadi Korban Bully, Tak Mau Anaknya Bernasib Sama

Leonardo Bonucci punya kisah kelam saat masih remaja.

Husna Rahmayunita

Aksi Leonardo Bonucci pada pertandingan melawan Genoa. (Marco Bertorello/AFP).
Aksi Leonardo Bonucci pada pertandingan melawan Genoa. (Marco Bertorello/AFP).

Bolatimes.com - Tak bisa dipungkiri bahwa kesuksesan Timnas Italia dalam meraih gelar juara EURO 2020 berkat penampilan apik Leonardo Bonucci di lini pertahanan Gli Azzurri.

Siapa sangka jika di balik performanya yang disegani banyak pemain tim lawan, Leonardo Bonucci punya kisah kelam saat masih remaja.

Leonardo Bonucci saat ini berbeda dengan masa lalunya yang sempat menjadi korban bully di kampung halamannya sendiri di Italia.

Saat itu Leonardo Bonucci masih berusia 14 tahun dan bertempat tinggal di Viterbo, bek 34 tahun itu sering diganggu orang yang lebih tua darinya.

"Saya sempat terlibat sebuah insiden ketiga saya masih berusia 14 tahun, ini sama sekali belum pernah saya ungkapkan," ucap Bonucci dikutip dari Football Italia.

"Saya berada di Viterbo dan berada dalam situasi tertentu, diancam oleh seorang anak laki-laki dengan usia dua tahun lebih tua dari saya.

Leonardo Bonucci dan Paulo Dybala mendatangi Jose Mourinho saat pelatih Manchester United itu melakukan gesture provokatif (Marco Bertorello/AFP)
Leonardo Bonucci dan Paulo Dybala mendatangi Jose Mourinho saat pelatih Manchester United itu melakukan gesture provokatif (Marco Bertorello/AFP)

"Saya didorong dan dia meminta saya untuk memberi apa yang saya miliki di dalam saku. Saya tetap tenang dan cukup berani.

"Tak membiarkan dia berjalan di sekitar saya," imbuhnya.

Kejadian itu menjadi hal yang diwajarkan oleh Bonucci, baginya seseorang yang lemah bakal menjadi sasaran bully orang lain.

Ia pun mengaku tak ingin anak-anaknya mengalami kejadian yang sama dengannya, kondisi akan menjadi semakin buruk karena korban tak punya siapa pun untuk bercerita.

Sepak bola menjadi jalan Bonucci keluar dari keadaan tersebut, pada 2005 saat usianya masih belasan tahun ia masuk Inter Milan U-19.

"Saya berusaha membuat anak-anak saya mengerti bahwa mereka bisa bercerita kepada saya mengenai apa pun di rumah," ujar Bonucci.

"Apakah itu salah satu benar, menjadi hal yang dibenarkan ketika orang tua dilibatkan sebagai orang yang dipercaya.

"Jika tidak, nantinya mereka akan mudah stres, tak keluar rumah dan malah mempersulit masalah yang terjadi." imbuhnya.

Karier sepak bola Bonucci terbilang panjang, ia pernah memperkuat Treviso, AC Pisa dan Bari hingga akhirnya berlabiuh di Juventus pada 2010 lalu.

Sebagai mantan pemain Inter, Bonucci sempat berkhianat dengan bergabung AC Milan pada 2017 namun tak lama setelah itu ia kembali ke Juventus hingga saat ini.

Bonucci merupakan andalan lini pertahanan timnas Italia, duet keduanya membawa Gli Azzurri merengkuh gelar juara EURO 2020.

Meskipun baru saja ia menjadi biang kerok kekalahan Italia dari Spanyol hingga gagal melangkah ke final UEFA Nations League.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini