Liga

5 Pemain yang Membelot dari AC Milan ke Inter sebelum Hakan Calhanoglu

Panas. Pemain AC Milan, Hakan Calhanoglu, dilaporkan akan segera berseragam Inter Milan

Irwan Febri Rialdi

Gelandang AC Milan, Hakan Calhanoglu, berselebrasi usai menjebol gawang Lazio, 23 Desember 2020. (Marco Bertorello/AFP)
Gelandang AC Milan, Hakan Calhanoglu, berselebrasi usai menjebol gawang Lazio, 23 Desember 2020. (Marco Bertorello/AFP)

Bolatimes.com - Pemain AC Milan, Hakan Calhanoglu, dilaporkan akan segera berseragam Inter Milan pasca negosiasi perpanjangan kontraknya bersama AC Milan tak menemui kata sepakat.

Dilaporkan oleh juru transfer kenamaan Italia, Fabrizio Romano, pemain berpaspor Turki ini akan menandatangani kontrak bersama Inter selama tiga tahun.

Perpanjangan kontrak antara Calhanoglu dengan AC Milan sendiri harus terhenti karena adanya ketidaksepakatan mengenai besaran gaji yang diminta.

Diketahui, gelandang berusia 27 tahun ini meminta bayaran lebih dari bayaran yang ia terima sebelumnya di AC Milan. Sebagai informasi, Calhanoglu mendapat bayaran 2,5 juta euro atau sekitar 42 miliar rupiah per musimnya.

Tak adanya titik temu mengenai perpanjangan kontrak membuat Calhanoglu akan berstatus Free Transfer pada 30 Juni ini. Inter pun memanfaatkannya dan dilaporkan selangkah lagi mengamankan tanda tangannya.

Bakal membelotnya Calhanoglu dari AC Milan ke Inter tentu merupakan sebuah kejutan mengingat rivalitas kedua tim. Namun siapa sangka, jauh sebelumnya dirinya, ada 5 pemain lain yang juga pernah meninggalkan Rossoneri untuk Nerazzurri.

Berikut lima pemain tersebut:

1. Francesco Coco

Francesco Coco kala berseragam Inter Milan dan berduel dengan Rui Costa. (Gabriel Bouys/AFP)
Francesco Coco kala berseragam Inter Milan dan berduel dengan Rui Costa. (Gabriel Bouys/AFP)

Francesco Coco merupakan produk asli akademi AC Milan. Tim berjuluk Il Diavolo Rosso ini meyakini pemain yang berposisi di bek kiri itu akan menjadi penerus Paolo Maldini.

Sayangnya, keyakinan tersebut pupus saat AC Milan memilih melepasnya ke Inter Milan untuk memperlancar transfer Clarence Seedorf pada 2002.

2. Andres Guglielminpietro (Guly)

Andres Guglielminpietro kala berseragam Inter Milan. (Vincenzo Pinto/AFP)
Andres Guglielminpietro kala berseragam Inter Milan. (Vincenzo Pinto/AFP)

Andres Guglielminpietro atau biasa disapa Guly diboyong AC Milan pada 1998 usai tampil apik bersama klub Argentina, Gimnasia.

Namun kepindahannya ke Italia tak berjalan mulus. Cedera dan inkonsistensi membuatnya hanya bertahan tiga tahun di AC Milan sebelum dilepas ke Inter pada 2001.

3. Thomas Helveg

Thomas Helveg saat berseragam Inter Milan, berduel dengan striker AC Milan, Marco Borreillo. (Patrick Hertzog/AFP).
Thomas Helveg saat berseragam Inter Milan, berduel dengan striker AC Milan, Marco Borreillo. (Patrick Hertzog/AFP).

Nama Thomas Helveg bukanlah nama asing bagi pendukung AC Milan. Pada 1998, Rossoneri membuatnya menjadi pemain termahal sepanjang sejarah Denmark.

Perjalanannya bersama AC Milan berjalan mulus selama lima musim dengan torehan satu Scudetto dan gelar Liga Champions. Pada 2003, ia dilepas ke Inter Milan dan menghabiskan waktu di Giuseppe Meazza hanya selama satu musim.

4. Drazen Brncic

Drazen Brncic menjadi salah satu pembelian gagal AC Milan. Ia datang pada tahun 2009 dari Monza. Sayangnya di San Siro, pemain asal Kroasia ini jarang dilirik.

Alhasil setahun berselang Brncic dilepas oleh AC Milan ke Inter Milan. Naas, di Nerazzurri dirinya malah banyak dpinjamkan sebelum dilepas secara gratis ke Siena pada 2004.

5. Antonio Cassano

Pemain AC Milan, Ghana Sulley Muntari (kanan) mengadang pemain Inter Milan, Antonio Cassano saat laga Serie A di Stadion San Siro (24/2/2013) (AFP)
Pemain AC Milan, Ghana Sulley Muntari (kanan) mengadang pemain Inter Milan, Antonio Cassano saat laga Serie A di Stadion San Siro (24/2/2013) (AFP)

Dari lima daftar ini, mungkin nama Antonio Cassano lah yang paling mentereng. Penyerang kontroversial ini berlabuh ke AC Milan pada Januari 2011 dari Sampdoria.

Bersama Rossoneri, penampilannya cukup mengesankan. Namun, cedera dan masalah kesehatan membuatnya terpinggirkan.

Alhasil, AC Milan melepasnya di tahun 2012 ke Inter Milan sebagai bagian dari kesepakatan memboyong Giampaolo Pazzini.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya

Berita Terkait

Berita Terkini