Liga

Dipermalukan Fiorentina, AC Milan Nyaris Terjun ke Zona Degradasi

AC Milan terjun ke posisi ke-16 Serie A.

Galih Priatmojo

Pelatih AC Milan, Marco Giampaolo. [MIGUEL MEDINA / AFP]
Pelatih AC Milan, Marco Giampaolo. [MIGUEL MEDINA / AFP]

Bolatimes.com - Laju tren buruk AC Milan sepertinya urung berakhir. Terbaru, anak asuhan Marco Giampaolo dipermalukan Fiorentina di kandang sendiri.

Dalam laga giornata keenam yang dihelat di San Siro, Milan, Senin (30/9/2019) dini hari WIB, AC Milan dihajar Fiorentina dengan skor cukup telak 1-3.

Dengan ini, AC Milan pun telah menelan kekalahan beruntun dalam tiga laga pamungkas mereka di Liga Italia musim ini, yang tentunya membuat posisi Giampaolo kian under pressure sebagai allenatore klub.

Ketiga gol Fiorentina pada laga ini dicetak oleh Erick Pulgar melalui titik penalti pada menit ke-14, Gaetano Castrovilli (66'), dan Franck Ribery (78').

Sementara itu, tertinggal 0-3, AC Milan hanya bisa membalas sekali via Rafael Leao (80'). Gol ini pun praktis tak lebih dari sekadar gol konsolasi buat tuan rumah.

Sebagai catatan, AC Milan sendiri harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-55 setelah Mateo Musacchio mendapatkan kartu merah direct usai melancarkan tekel brutal pada Ribery.

Kekalahan ini membuat AC Milan terjerembab di peringkat ke-16 klasemen sementara usai baru mengoleksi enam poin dari enam laga yang telah dilakoni.

Sementara itu, Fiorentina naik enam strip untuk menghuni peringkat kesembilan dengan raihan delapan poin dari enam pertandingan.

Di San Siro, AC Milan yang mencoba mencoba mendapatkan poin mengancam terlebih dahulu melalui umpan terobosan kepada Franck Kessie. Namun, bola masih dapat diintersep German Pezzella.

Peluang berikutnya menjadi milik Fiorentina dari tembakan penyerang andalan mereka, Federico Chiesa yang masih dapat ditahan kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma.

Petaka bagi AC Milan tercipta ketika Hakan Calhanoglu kehilangan bola di lini tengah, yang membuat Ribery dapat melaju ke depan, menggiring bola melewati dua pemain bertahan, dan memaksa Donnarumma melakukan penyelamatan.

Theo Hernandez kemudian menjatuhkan Chiesa yang mengejar bola rebound, untuk membuat wasit menunjuk titik putih karena pelanggaran dilakukan di kotak terlarang.

Eksekusi gelandang Pulgar tidak dapat dibaca Donnarumma dan membuat Fiorentina unggul 1-0 pada menit ke-14.

Memasuki babak kedua, situasi sulit bagi AC Milan tidak berubah. Mereka kembali kemasukan pada menit ke-66, lagi-lagi diawali dari Calhanoglu yang kehilangan bola.

Donnarumma mampu menepis umpan silang mendatar Chiesa, namun Castrovilli bereaksi cepat untuk menyambar bola dan mengemas gol perdananya di Liga Italia.

Fiorentina mendapatkan penalti keduanya saat Castrovilli dilanggar Ismael Bennacer di kotak 16. Kali ini Chiesa yang bertindak sebagai eksekutor, tetapi sepakannya yang mengarah ke tengah dapat ditahan oleh Donnarumma.

Ribery kemudian mencetak gol ketiga bagi Fiorentina di partai ini, yakni pada menit ke-78, melalui pergerakan memotong untuk menghindari dua pemain bertahan dan melepaskan sepakan ke sudut dekat.

Dua menit berselang, Leao memberi sedikit harapan kepada AC Milan dengan gol perdananya di Liga Italia.

Penyerang muda Portugal ini berputar dan mengecoh empat pemain bertahan Fiorentina untuk menempatkan bola melewati kiper Bartlomiej Dragowski.

Susunan Pemain

AC Milan (4-3-1-2): Gianluigi Donnarumma, Davide Calabria, Mateo Musacchio, Alesssio Romagnoli, Theo Hernandez, Franck Kessie (Rade Krunic 46'), Ismael Bennacer, Hakan Calhanoglu, Suso (Samu Castillejo 79'), Krzysztof Piatek (Leo Duarte 58'), Rafael Leao.

Fiorentina (3-5-2): Bartlomiej Dragowski, Nikola Milenkovic, German Pezzella, Martin Caceres, Pol Lirola, Erick Pulgar, Milan Badelj, Gaetano Castrovilli (Marco Benassi 79'), Dalbert, Federico Chiesa (Kevin Prince Boateng 84'), Franck Ribery (Rachid Ghezzal 84').

Berita Terkait

Berita Terkini