Liga

Bos AC Milan Pede Sebut Klubnya Lebih Populer dari Juventus

AC Milan tak anggap Juventus sebagai pesaingnya.

Galih Priatmojo

Presiden AC Milan, Paolo Scaroni saat bersama legenda AC Milan, Paolo Maldini. [GIUSEPPE CACACE / AFP OR LICENSORS / AFP]
Presiden AC Milan, Paolo Scaroni saat bersama legenda AC Milan, Paolo Maldini. [GIUSEPPE CACACE / AFP OR LICENSORS / AFP]

Bolatimes.com - AC Milan punya cara jitu untuk memanaskan tensi jelang bergulirnya kompetisi Serie A.

Belum lama ini Presiden skuat Rossoneri, Paolo Scaroni mengeluarkan pernyataan yang menyentil dengan mengklaim klubnya lebih populer ketimbang Juventus.

Seperti dikutip dari football Italia, Scaroni mengungkapkan bahwa Milan yang saat ini tengah berbenah tak terlalu risau dengan Juventus dalam merebut pasar dunia.

Menurutnya, meski mereka memiliki Cristiano Ronaldo dan punya rekor mendominasi Serie A di delapan musim terakhir, itu bukanlah masalah.

"Milan bahkan tak menganggap Juventus sebagai saingan di seluruh dunia. Milan adalah tim global karena kami sudah meraih tujuh gelar Liga Champions," ungkapnya.

"Sementara Juventus adalah tim Italia karena mereka meraih banyak scudetto. Saya hormati itu," tambahnya.

Untuk diketahui, Milan saat ini tengah berusaha keras memulihkan keadaan keuangannya yang sempat kacau. Terakhir Milan harus dihadapkan pada kegagalan eks pemilik saham mayoritas asal China, Li Yonghong membayar hutang sampai terlilit masalah Financial Fair Play.

Akibat serangkaian masalah itu, Milan pun memutuskan untuk tak berpartisipasi dalam ajang Liga Europa musim ini.

Bersama Elliott Management, Scaroni pun menyimpan ambisi besar untuk mengembalikan pemasukan Milan yang sempat tercecer. Walau begitu, ambisi tersebut bukan tanpa halangan.

"Untuk meraih pemasukan 1 miliar euro kami memiliki dua tembok besar di depan kami yang harus kami daki. Pertama adalah prestasi. Jika kamu selalu menderita kekalahan maka tak akan bergerak kemana-mana," jelas Scaroni.

"Yang kedua yakni penghasilan ekonomi. Kami harus memiliki stadion baru, kami harus mencari sponsor baru, kami harus menjual hak siar TV sebanyak mungkin. Kami harus meraih perhatian dari basis fans kami di seluruh dunia dan memastikan mereka mendapat merchandise kami hingga kami bisa meningkatkan pendapatan kami," rincinya.

Berita Terkait

Berita Terkini