Liga

Rumor Antonio Conte Menguat, Pelatih Inter Milan Marah Besar

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, kesal ditanyai tentang rumor Antonio Conte terus menerus.

Rauhanda Riyantama | Irwan Febri Rialdi

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti. (Miguel Medina/AFP)
Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti. (Miguel Medina/AFP)

Bolatimes.com - Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, murka dengan rumor Antonio Conte yang disebut akan menggantikan dirinya pada musim depan. Ia merasa kabar itu hanya akal-akalan dari media untuk menyerang dirinya.

Inter Milan baru saja meraih kemenangan 2-0 atas Chievo Verona di Giuseppe Meazza, Selasa (14/05) dini hari WIB. Gol kemenangan Nerazurri dicetak oleh atteo Politano dan Ivan Perisic.

Kemenangan itu pun membuat Inter Milan duduk manis di posisi ketiga klasemen sementara dengan perolehan 66 poin. Dengan dua laga tersisa, Mauro Icardi dan kolega semakin dekat untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Namun, hasil positif tersebut diklaim belum cukup untuk mengamankan posisi Spalletti di kursi pelatih Inter Milan pada musim depan. Pelatih berkepala plontos itu tetap akan didepak dan bakal digantikan oleh Antonio Conte.

Spalletti pun kesal ketika ditanya mengenai rumor tersebut setiap pekan. Ia merasa pertanyan serta pemberitaan di media terkesan menyerang dirinya dan Inter Milan.

"Selama tiga bulan hal yang sama terus diberitakan. La Gazzetta dello Sport menulis hal yang sama selama tiga bulan. Jika seseorang mengatakan besok akan turun hujan setiap hari, pada akhirnya hujan akan turun," kata Spalletti kepada Sky Sport Italia.

"Anda terus menanyakan hal yang sama setiap pekan dan saya tidak ingin bersikap kasar dengan tidak merespons. Jika La Gazzetta dello Sport menulis hal yang sama selama dua tahun, dan selama tiga bulan terakhir menulais hal yang sama setiap hari, maka mereka pasti tahu sesuatu," imbuhnya.

Lebih lanjut, Spalletti juga tidak senang dengan ulah media yang seolah mengahakimi dirinya setiap ada kesalahan. Ia merasa terbebani dengan rumor-rumor yang belum tentu kebenaran tersebut.

"Mereka juga sangat menghina, dengan menulis berita utama saya habis, saya kosong, gagal. Itu tentunya membuat saya terbebani. Lagi pula, ini bukan tentang saya, karena rumor semacam ini sudah berkembang selama tujuh tahun terakhir," ujar mantan pelatih AS Roma itu.

"Ini juga tidak menyenangkan dan bahasanya terlalu kasar dan itu tidak terjadi dengan klub lain. Saya tidak tahu ada masalah apa, tetapi berita tentang Inter selalu berbeda," tegasnya menutup.

Berita Terkait

Berita Terkini