Liga

Diejek seperti Baju Wasit Bisbol Jadi Alasan Juventus Ganti Desain Jersey

Juventus meninggalkan motif strip pada desain jersey musim 2018/2019.

Galih Priatmojo | Irwan Febri Rialdi

Kolase wasit bisbal dan jersey lawasJuventus. (Usatoday.com/Bolatimes.com).
Kolase wasit bisbal dan jersey lawasJuventus. (Usatoday.com/Bolatimes.com).

Bolatimes.com - Juventus telah meluncurkan jersey baru untuk mengarungi musim 2019/2020. Namun, desain kostum perang Si Nyonya Tua tampak berbeda signifikan dari sebelumnya, tidak ada lagi motif strip.

Kini, jersey anyar Juventus terdiri atas tiga warna, yakni separuh hitam, separuh putih, dan dibatasi garis tengah dengan warna merah muda.

Menurut rilis Juventus, desain tersebut terinsiprasi dari jersey lawas tim. Jika dikulik, rancangan jersey baru ini sempat digunakan pada 1903 alias 116 tahun silam.

"Desain baru yang berani membangkitkan masa lalu, juga menyulut masa depan klub melalui evolusi garis hitam dan putih yang ikonik," tulis situs resmi Juventus.

"Jersey baru akan terus memiliki warna hitam dan putih yang ikonik, tetapi dalam bentuk setengah garis yang baru, bersama dengan kilatan merah muda di tengah desain dan menghormati warna pertama klub," lanjutnya.

Namun, pandangan berbada disampaikan oleh media-media di Italia. Seperti dilansir dari Football Italia, motif anyar itu hanyalah demi meningkatkan penjualan jersey di Amerika Serikat.

Menurut penelitian, jersey lawas Juventus kurang laku di Amerika Seikat karena desainnya yang mirip dengan kostum wasit bisbol dan American Football. Oleh sebab itu, Juventus berani mengubah secara drastis jersey untuk musim depan.

Juventus sudah memamerkan jersey anyarnya saat menghadapi AS Roma pada pekan ke-36 Serie A Italia di Olimpico Stadium, Senin (13/5/2019) dini hari WIB. Sayangnya, debut Juventus dengan jersey baru itu berakhir dengan kekalahan 0-2.

Berita Terkait

Berita Terkini