Liga

Liverpool Dituduh Main Mata dengan Newcastle, Ini Reaksi Jurgen Klopp

Liverpool meraih kemenangan dramatis atas Newcastle.

Galih Priatmojo | Irwan Febri Rialdi

Jurgen Klopp saat memberikan instruksi kepada pemain Liverpool dalam laga kontra Manchester United di Stadion Old Trafford, Minggu (24/2/2019) malam WIB. (OLI SCARFF / AFP)
Jurgen Klopp saat memberikan instruksi kepada pemain Liverpool dalam laga kontra Manchester United di Stadion Old Trafford, Minggu (24/2/2019) malam WIB. (OLI SCARFF / AFP)

Bolatimes.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menepis keras rumor yang menuduh timnya main mata agar bisa meraih kemenangan atas Newcastle. Tuduhan itu dianggap tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Liverpool diklaim akan meraih kemenangan dengan mudah atas Newcastle pada pekan ke-37 Liga Primer Inggris 2018/2019, Minggu (5/5/2019) dini hari WIB. Newcastle sengaja mengalah karena pelatih mereka Rafael Benitez memiliki kenangan manis bersama The Reds.

Seperti diketahui, Benitez pernah enam musim menangani Liverpool pada 2004-2010. Di sana ia sukses memenangkan trofi Liga Champions serta juara Piala FA Inggris.

Namun, kenyataannya Newcastle bermain atraktif. Bahkan, Liverpool tidak akan meraih kemenangan dengan skor 3-2 andai pemain pengganti Divock Origi tidak mencetak gol pada menit ke-86.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. (GEOFF CADDICK / AFP)
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. (GEOFF CADDICK / AFP)

"Newcastle layak mendapat pujian. Jika ada orang yang ragu Newcastle bermain seadanya saat bertemu kami, itu jelas alasan yang bertolak belakang dengan fakta di lapangan," kata Klopp, dikutip dari Sportsmole, Minggu (5/5/2019).

Kemenangan atas Newcastle membuat Liverpool kembali berada di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan raihan 94 poin dari 37 pertandingan. The Reds unggul dua poin dari Manchester City yang baru bertanding melawan Leicester City pada Senin (6/5/2019) dini hari WIB.

Kini Liverpool tinggal berharap Sergio Aguero cs menelan kekalahan agar posisi mereka tidak kembali digeser dan peluang juara Liga Primer Inggris semakin terbuka lebar.

Berita Terkait

Berita Terkini