Liga

Cetak Gol Sejauh 29,51 Milimeter, Sergio Aguero Samai Rekor Legenda Arsenal

Gol Aguero antar Manchester City kembali ke puncak klasemen Liga Primer Inggris.

Galih Priatmojo

Penyerang Manchester City, Sergio Aguero cetak rekor yang pernah dibikin legenda Arsenal, Thiery Henry usai cetak sebiji gol ke gawang Burnley, Minggu (28/4/2019) malam. [OLI SCARFF / AFP]
Penyerang Manchester City, Sergio Aguero cetak rekor yang pernah dibikin legenda Arsenal, Thiery Henry usai cetak sebiji gol ke gawang Burnley, Minggu (28/4/2019) malam. [OLI SCARFF / AFP]

Bolatimes.com - Gol Sergio Aguero ke gawang Burnley membuat asa Manchester City menggapai kembali gelar Liga Primer Inggris makin terbuka lebar. Gol sejauh 29,51 milimeter itu pun membuat Aguero kini setara dengan legenda Arsenal, Thierry Henry.

The Citizens menghadapi perlawanan sengit saat bertandang ke Turf Moor, Minggu (28/4/2019) malam. Memilih bermain bertahan, Burnley sempat membuat para penggawa Manchester City frustrasi.

Kebuntuan Manchester biru baru terpecah saat laga memasuki menit ke-63 usai Sergio Aguero berhasil menceploskan bola ke gawang Burnley.

Gol tersebut sempat jadi misteri lantaran terlihat lebih dulu bola yang berada di bawah mistar langsung disapu oleh bek Burnley.

Tapi berkat goal line technology diketahui bahwa bola sepakan Aguero tersebut sah menjadi gol lantaran sudah masuk melewati garis gawang. Dalam tayangan ulang goal line technology diketahui bahwa bola masuk sejauh 29,51 milimeter.

Sesuai aturan Liga Primer Inggris, bola tersebut dinyatakan sah sebagai gol apabila bola telah melewati garis gawang secara keseluruhan.

Gol itupun menjadi yang ke-20 bagi Aguero sepanjang musim ini. Secara total, mantan menantu Diego Maradonna itu sudah mengemas 31 gol, 10 assist dalam 44 penampilan di semua kompetisi.

Seperti dikutip dari Opta, torehan itu membuat Aguero kini setara dengan legenda Arsenal, Thiery Henry yang mampu mencetak gol sebanyak 20 gol per musim dalam lima musim beruntun di Liga Primer Inggris yakni pada musim 2001/2002 hingga 2005/2006.

"Saya sangat senang dengan golnya karena di babak pertama kami punya banyak peluang. Saya senang dengan hasilnya (teknologi goal line) karena saya juga merasakan bola memang sudah masuk melewati garis," ungkapnya seperti dikutip dari BBC.

Berita Terkait

Berita Terkini