Liga

4 Fakta Penting Lucas Paqueta, Bintang Masa Depan AC Milan

Lucas Paqueta digadang-gadang akan menjadi bintang masa depan AC Milan.

Stephanus Aranditio | Irwan Febri Rialdi

Pemain Flamengo, Lucas Paqueta (AFP)
Pemain Flamengo, Lucas Paqueta (AFP)

Bolatimes.com - AC Milan dipastikan telah menyelesaikan kesepakatan dengan Flamengo terkait transfer Lucas Paqueta. Kabar tersebut disampaikan oleh Direktur Flamengo, Bruno Spindel, di mana pihak klub segera melepas sang gelandang andala pada Januari mendatang.

''Kami setidaknya menerima sepuluh tawaran tapi yang terbaik adalah yang ditawarkan Milan. Rossoneri (julukan Milan) adalah klub besar, Kaka punya sejarah di sana, dan Leonardo serta Maldini adalah dua sosok pentingnya. Milan adalah kota yang tepat untuk Paqueta berkembang menjadi pemain top," kata Spindel seperti dikutip dari Calciomercato.

''Banyak pemain Brasil sukses di sana. Kesepakatannya begitu cepat tercapai, AC Milan menghubungi saya pada 6 Oktober ketika saya di Orlando dan kesepakatan tercapai pada 9 Oktober. Bermain di Eropa adalah mimpi banyak pesepakbola dan kami tidak bisa memberikan Paqueta seperti yang ditawarkan Milan. Kami harap dia bisa membantu kami meraih gelar terlebih dulu sebelum pergi," imbuhnya.

Lucas Paqueta digadang-gadang akan menjadi bintang masa depan AC Milan. Ia diklaim memiliki permainan seperti Luka Modric dan Kevin De Bruyne. Legenda Ricardo Kaka pun memprediksi pemain 21 tahun itu akan berjaya di San Siro.

Berikut Bolatimes.com merangkum empat fakta penting dari Lucas Paqueta menurut berbagai sumber.

1. Produk akademi Flamengo

Lucas Paqueta tiba di Flamengo pada 2007, saat itu usianya baru 10 tahun. Lima tahun berselang, kemampuan dirinya mulai terampil secara teknis tetapi memiliki fisik yang mungil. Meski demikian, keterbatan tak membuat karier Lucas Paqueta kelam.

Pada usia 18 tahun, ia berhasil memenangkan gelar Copa Sao Paulo de Juniores 2016. Perlu diketahui, ajang tersebut merupakan turnamen pemuda paling penting di Brasil. Keberhasilan itu membuat Lucas Paqueta bersama pemain lainnya Léo Duarte, Felipe Vizeu dan Ronaldo, dan Lucas dipromosikan ke tim utama.

2. Karier profesional pertama

Lucas Paqueta mendapat kontrak profesional pertama bersama Flemengo pada Maret 2016. Ia diikat selama empat musim hingga 2020. Debut pertamanya terjadi pada pertandingan Rio de Janeiro State League 2016. Ia tampil starter bersama Flamengo memetik kemenangan 3-1 dari Bangu.

Gol pertama Paqueta lahir pada 19 Februari 2017 ketika Flemengo meraih kemenangan telak 4-0 melawan Madureira di Estadio Raulino de Oliveira. Ia juga mencetak gol ketika Flamengo bermain imbang 1-1 kontra Cruzeiro di final Copa do Brasil dan final Copa Sudamericana 2017 melawan Independiente yang berakhir 1-1.

Aksi Lucas Paqueta saat melawan Independiente pada 13 Desember 2017 (Carl de Souza/AFP)
Aksi Lucas Paqueta saat melawan Independiente pada 13 Desember 2017 (Carl de Souza/AFP)

 

3. Jadi pemain Timnas Brasil sejak U-20

Lucas Paqueta telah membela timnas Brasil sejak kelompok U-20 pada 1 April 2016. Ia tampil dalam dua laga persahabatan di Eropa dan mempersembahkan kemenangan 2-1 serta satu gol ketika menghadapi Inggris U-20.

Pada usia 18 tahun, Paqueta sudah naik level ke Timnas Brasil U-23. Ia dipilih oleh pelatih Rogerio Micale untuk bergabung dalam pelatihan yang disiapkan untuk tampil di Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo.

Performa Paqueta yang terus meningkat membuat dirinya naik ke level senior. Ia terpilih menjadi satu dari 12 alternatif Timnas Brasil arahan Tite untuk Piala Dunia 2018. Ia menjadi pemain termuda.

Caps pertama Paqueta benar-benar didapat ketika Brasil bermain dalam pertadingan persahabatan melawan Amerika Serikat dan El Savadore.

4. Bisa bermain di lima posisi

Selama membela Flamengo, Paqueta telah bermain sebanyak 88 pertandingan dan melakoni lima peran berbeda-beda. Paqueta bisa bermain sebagai mezzala (box to box midfielder dengan tugas bertahan yang minim), false 9, gelandang kiri, playmaker, dan penyerang tengah. Namun, Paqueta memiliki peran favorit yakni sebagai trequartista seperti legenda idolanya, Ricardo Kaka. 

AC Milan sendiri harus merogoh kocek dalam untuk memboyong gelandang 21 tahun tersebut dari Liga Brasil. Skuat Rossoneri dikabarkan harus mengeluarkan dana hingga 35 juta euro atau Rp611,6 miliar.

Berita Terkait

Berita Terkini