DATA BELUM TERSEDIA

Kisah Mohamed Salah, Disanjung di Mesir hingga Masuk Kurikulum Sekolah

Mohamed Salah menorehkan kesuksesan sebagai pesepak bola asal Mesir.

Husna Rahmayunita BolaTimes.com
Kamis, 28 Oktober 2021 | 16:15 WIB
Kisah Mohamed Salah, Disanjung di Mesir hingga Masuk Kurikulum Sekolah

Kisah Mohamed Salah, Disanjung di Mesir hingga Masuk Kurikulum Sekolah

hitekno.com - Kesuksesan megabintang Liverpool Mohamed Salah di dunia sepak bola secara tak langsung membuat nama Mesir lebih dikenal dunia dan banyak diperbincangkan orang.

Bersama Liverpool, Mohamed Salah menorehkan kesuksesan sebagai pesepak bola asal Mesir di ajang Liga Inggris dan kompetisi internasional lain.

Selain dari sisi prestasi, Mohamed Salah juga terkenal sebagai pesepak bola muslim yang ramah dan digemari banyak orang tak hanya dari Mesir saja.

Tak pelak hal itu membuat Mohamed Salah banyak dijadikan sebagai panutan para pemuda, hal itu disadari benar oleh pemerintah Mesir.

Dikutip dari The Times, nyawa The Reds itu telah dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan nasional di Mesir untuk memberi motivasi yang lebih besar untuk siswa.

Kisah pesepak bola berusia 29 tahun itu dan kerja kerasnya akan dimasukkan ke dalam buku-buku sekolah dasar dan menengah di seluruh Mesir.

Mohamed Salah di laga Liverpool vs AC Milan. (Paul ELLIS / AFP)
Mohamed Salah di laga Liverpool vs AC Milan. (Paul ELLIS / AFP)

Rasanya tak terlalu mengada-ngada jika melihat prestasi yang ditorehkan Salah, baru-baru ini ia sukses menasbihkan diri sebagai pesepak bola Afrika tersubur di Inggris.

Selain itu, peran penting Salah di Liverpool juga akan menghiasi bacaan-bacaan yang terdapat dalam buku sekolah tingkat dasar.

Bagi para siswa yang duduk di bangku sekolah menengah akan diberikan pembelajaran bagaimana Salah memberi timbal balik kepada masyarakat Mesir.

Salah memang dikenal sebagai sosok dermawan, tak jarang ia memberi bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Mesir dan kota kelahirannya.

Baca Juga: Siap Comeback, Ini Rencana Shin Tae-yong untuk Kalahkan Australia

Seolah tak ingin melupakan asal-usulnya yang berasal dari desa Nagrig, Mesir dan berusaha untuk membangun masyarakat di kotanya tersebut.

Salah satunya pemberian Salah untuk desa Nagrid adalah seperti ambualan, sekolah anak perempuan dan tanaman air.

"Keinginan Salah untuk membantu orang lain adalah karena dia ingin memberi orang muda kesempatan untuk sukses," isi yang dituliskan buku pelajaran sekolah menengah Mesir.

"Dia adalah panutan bagi jutaan orang Mesir yang memberinya julukan 'pembuat kebahagiaan'," imbuhnya.

×
Zoomed
TERKINI

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri media digital, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp...

bolatainment | 09:39 WIB

Perusahaan media digital tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp1,763 miliar atau meningkat 45,1 persen dibandingkan ...

bolatainment | 19:17 WIB

Salah satu cara menyiapkan dana darurat paling efektif untuk menjaga stabilitas finansial adalah memiliki dana darurat y...

bolatainment | 18:13 WIB

Mudik saat Hari Raya Idul Fitri 2026 tentu menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga....

bolatainment | 08:00 WIB

Ronaldo dan Georgina bertemu pada 2016 di sebuah toko Gucci di Madrid, tempat Georgina bekerja sebagai asisten penjualan...

bolatainment | 08:30 WIB