Bolatainment

Eks Kuasa Hukum Blak-blakan, Fakta Baru Kematian Diego Maradona Terkuak

Matias Morla mengungkap detik-detik meninggalnya Maradona.

Husna Rahmayunita

Diego Maradona/Twitter
Diego Maradona/Twitter

Bolatimes.com - Terungkap fakta baru terkait kematian legenda sepak bola Diego Maradona. Giliran mantan kuasa hukum Mardona, Matias Morla yang blak-blakan.

Matias Morla mengungkap detik-detik meninggalnya Maradona. Hingga kini, pihak berwajib di San Isidro masih menyelidiki penyebab kematian megabintang Argentina tersebut.

Morla pun menyoroti tindakan medis yang dinilai buruk setelah memberikan kesaksian dalam penyelidikan sekitar tiga jam di kantor kejaksaan di San Isidro.

"Ada banyak kesalahan yang dilakukan karena Diego meninggal, mereka menggelembungkan pria malang itu sampai jantungnya meledak," ujar Matias Morla kepada wartawan dikutip dari laman resmi AFP, Selasa.

"Perawatan medis yang diterima Maradona sangat buruk, itu sebabnya dia meninggal," tambah Morla.

Maradona meninggal karena serangan jantung pada 25 November dalam usia 60 tahun saat pulih dari operasi untuk menghilangkan gumpalan darah di kepalanya.

Dia juga menderita masalah ginjal dan hati, gagal jantung, kerusakan saraf, dan kecanduan alkohol dan obat-obatan.

Mendiang pemain sepak bola hebat itu menjalani pemulihan di kediaman pribadi di bawah pengawasan tim medis yang beranggotakan tujuh orang.

Anggota tim telah bersaksi dalam penyelidikan untuk menentukan apakah ada kelalaian atau malpraktik dalam perawatan Maradona.

Morla mengatakan, selama kunjungan terakhirnya kepada Maradona pada 16 November, dia memiliki suara yang aneh, seperti robot, sangat tinggi, dan terputus-putus.

"Saya memberi tahu semua orang tentang kondisi Diego. Saya kemudian menyadari itu karena jumlah air yang tertahan di tubuhnya," sambungnya.

Pengacara itu mengecam keputusan keluarga Maradona agar ia melakukan pemulihan di luar rumah sakit.

"Maradona tidak punya alasan untuk pergi ke rumah ketika dokter mengatakan dia harus tinggal di klinik,” tambah Morla, yang yakin kliennya telah disia-siakan oleh putrinya.

"Tapi satu hal adalah tanggung jawab moral dan yang lainnya adalah tanggung jawab hukum," pungkasnya, demikian dikutip dari Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini