Bolatainment

Mengenal Posisi Mazella dalam Strategi di Sepak Bola

Peran mazella masih sangat populer di sepak bola modern seperti sekarang.

Rauhanda Riyantama

Paul Pogba ketika berseragam Juventus (Giuseppe Cacace/AFP)
Paul Pogba ketika berseragam Juventus (Giuseppe Cacace/AFP)

Bolatimes.com - Ada sosok pemain yang berposisi sebagai mazella dalam sepak bola. Namanya mungkin asing, tapi jika diartikan posisi ini biasa disebut gelandang sayap.

Mazella sendiri memang punya arti harfiah demikian. Pemain yang berada di posisi mazella adalah mereka yang cekatan di posisi gelandang dan bisa merangsek lewat tepi sayap.

Bicara peran pemain mazella, mereka yang ada di posisi ini kudu memiliki atribut kompelt. Dua yang pasti adalah si pemain punya daya jelajah luas dan kudu punya pemikiran luas dalam menyerang melebihi gelandang box to box.

Sejarah Mazella

Mazella sudah ada sejak sepak bola bergulir pada 1930an. Timnas Italia adalah pionir dalam menelurkan pakem ini dengan para pemainnya.

Gli Azzuri kali pertama memploklamirkan sistem ini adalah dengan menumpuk dua gelandang di dekat garis depan. Dan hingga hari ini, Mazella bahkan masih digunakan untuk menutup cela penyerangan.

Tugas Mazella

Pemain di posisi ini dituntut untuk memainkan 2 peran. Untuk menyerang dan menstabilkan keseimbangan tim.

Umumnya, pemain yang ada di posisi ini adalah sosok yang pemberi umpan baik silang atau terobosan. Untuk menyerang, mereka adalah senjata dalam urusan serangan balik.

Contoh Pemain Mazella

Paul Pogba cukup familiar dalam memerankan mazella. Saat membela Juventus beberapa musim lalu, dia bertugas di lini tengah dan bahu membahu bersama Arturo Vidal dan Andrea Pirlo.

Pogba lebih ke tipe pemain yang menyerang, Vidal penyeimbang dan Pirlo sebagai ragista. Pakem untuk para pemain ini biasa menggunakan 3-5-2. Antonio Conte yang ketika menjadi pelatih sukses menjalankan skema ini selama tiga musim.

Kelebihan Penggunaan Mazella

Memanfaatkan cela di lini tengah pertahanan lawan dengan umpan terobosan adalah salah satu kelebihannya. Selain itu, peran si pemain juga menambah daya tekan terhadap pertahanan lawan.

Imbas dari kepiawaian pemain ini adalah membuat gerakannya dinamis. Lebih dari itu, efek kejut umpan terobosan, aliran bola ke sayap, jadi senjata lain dari pemain di posisi ini.

Kekurangan Penggunaan Mazella

Jika tak disiplin di area mereka, si pemain bisa saja meninggalkan lubang. Posisi mereka praktis lowong saat lawan melepaskan serangan balik.

Karena permainan yang melebar ke tepi sayap, membuat lini tengah tak terlalu terisi. Di titik ini, lawan yang paham, akan menyerang dari sana.

Kontributor: Kusuma Alan

Berita Terkait

Berita Terkini