Bolatainment

5 Pekerjaan Nyelenah Pesepak Bola usai Pensiun, Ada yang Jadi Musisi

Berikut 5 pekerjaan nyeleneh yang dilakukan pesepak bola usai pensiun.

Rauhanda Riyantama

Gaizka Mendieta (tengah) saat memperkuat Timnas Spanyol. (Instagram.com/gaizkamendieta6)
Gaizka Mendieta (tengah) saat memperkuat Timnas Spanyol. (Instagram.com/gaizkamendieta6)

Bolatimes.com - Pesepak bola yang memutuskan gantung sepatu atau pensiun mungkin saja tetap berkarir di dunia sepak bola. Misalkan menjadi pelatih atau pengurus klub yang pernah ia perkuat.

Namun, menariknya ada beberapa pekerjaan nyeleneh yang digeluti para pemain sepak bola usai pensiun. Berikut bolatimes.com sajikan dirangkum dari berbagai sumber.

1.       Sol Campbell – Dunia Politik

sol campbell/twitter
sol campbell/twitter

Sol Campbell pernah bernaung di dua klub London utara, yaitu Arsenal dan Tottenham Hotspur. Klub Inggris lainnya yang ia bela seperti Portsmouth, Notts County, dan Newcastle United. Di samping itu, ia telah membuukan 73 penampilan bersama timnas Inggris.

Pada 2013, Campbell bersuara terkait kebijakan konservatif yang menimpa buruh. Ia juga pernah mengkritisi proposal Ed Miliband mengenai pajak rumah atas properti yang melebih 2 juta pounds. Mantan bek Arsenal ini kemudian bergabung ke Partai Konservatif pada pemilihan 2016 untuk menarik suara para pemilik kulit hitam.

Campbell juga aktif menyuarakan isu rasial dalam federasi sepak bola Inggris. Lantaran ia juga mengalami tindakan rasis yang dilakukan federasi karena tidak pernah menaruh ban kapten di lengannya.

2.       Jose Manuel Pinto – Dunia Musik

Jose Manuel Pinto saat masih berseragam Barcelona. (Instagram/13pinto)
Jose Manuel Pinto saat masih berseragam Barcelona. (Instagram/13pinto)

Pinto dikenal sebagai mantan kiper Barcelona pada kurun waktu 2008-201. Selama memperkuat El Barca, ia hanya diposisikan sebagai cadangan dari Victor Valdes. Setelah gantung sepatu dari dunia sepak bola, Pinto memilih menggeluti dunia music. Berkat bakat yang dimiliki dan usaha kerasnya, Pinto sukses menjelma menjadi produsen musik profesional.

Pengabdiannya di dunia musik tak hanya menciptakan karya yang luar biasa bagi para penikmatnya. Pinto diketahui juga mendirikan sebuah badan amal yang memiliki misi menyebarkan musik ke seluruh dunia.

3.       Gaizka Mendieta – Disc Jockey (DJ)

Gaizka Mendieta (tengah) saat memperkuat Timnas Spanyol. (Instagram.com/gaizkamendieta6)
Gaizka Mendieta (tengah) saat memperkuat Timnas Spanyol. (Instagram.com/gaizkamendieta6)

Saat pindah ke Lazio di tahun 2011, Gaizka Mendieta dikenal sebagai pemain termahal Spanyol. Pada masa itu, I Biancoceleste memboyong Mendieta dari Valencia dengan nilai transfer 29 juta pounds. Setelah pensiun dari jagat sepak bola, Mendieta justru berkecimpung menjadi seorang Disc Jockey (DJ. Ia sukses menjadi DJ yang populer di kalangan pecinta dunia gemerlap malam.

4.       Bixente Lizarazu – Dunia Bela Diri

Bixente Lizarazu. (Instagram/bixentelizarazu)
Bixente Lizarazu. (Instagram/bixentelizarazu)

Lizarazu adalah salah satu pemain krusial saat Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 1998. Prestasinya di level klub juga cemerlang dengan mempersembahkan gelar Liga Champions untuk Bayern Munchen pada 2001.

Setelah gantung sepatu, Lizarazu masih di dunia olahraga, ia masuk ke dunia bela diri sebagai atlet Jiu Jitsu. Ia akhirnya sukses menjadi juara kelas ringan pada kompetisi Brazilian Jiu Jitsu di Eropa. Artinya, Lizarazu tercatat sukses menjuarai dua kejuaraan bergengsi dari bidang olahraga yang berbeda.

5.       Eric Cantona

Pemain legendaris MU Eric Cantona [AFP]
Pemain legendaris MU Eric Cantona [AFP]

Eric Cantona berhenti menjadi pesepak bola profesional pada 2007 lalu. Kabar pensiun dini Cantono tentu mengejutkan di tengah kejayaan Manchester United dan usianya baru 30 tahun. Cantona kemudia mendalami dunia seni peran. Sebenarnya ia telah memulai karir di dunia seni peran sebelum gantung sepatu. Cantona pernah terlibat peran dalam film Elizabeth 1998 dan Looking for Eric pada 2009.

Itulah beberapa pekerjaan nyeleneh para pesepak bola setelah memutuskan pensiun. Semoga bermanfaat!

Kontributor: Yulia Kartika Dewi

Berita Terkait

Berita Terkini