Bolatainment

Selamat! Tim Sepak Bola Wild Boars Tak Diizinkan Pergi ke Rusia

Kabar baik didapat usai 12 pesepak bola cilik dan seorang pelatihnya yang tergabung dalam klub Wild Boars berhasil diselamatkan.

Agung Pratnyawan | Rauhanda Riyantama

Situasi penyelamatan dalam gua di Thailand (Sumber: business insider)
Situasi penyelamatan dalam gua di Thailand (Sumber: business insider)

Bolatimes.com - Kabar baik didapat usai 12 pesepak bola cilik dan seorang pelatihnya yang tergabung dalam klub Wild Boars berhasil diselamatkan. Sebelumnya mereka terjebak selama 17 hari dalam gua Tham Luang, Thailand Utara.

Kepastian kabar itu didapat setelah regu penyelamat berhasil mengeluarkan empat anak di hari pertama, Minggu (8/7/2018). Empat anak lainnya menyusul pada hari kedua penyelamatan, Senin (9/7/2018). Dan lima orang sisanya berhasil menghirup udara segar pada Selasa (10/7/2018).

Kondisi ke-12 pesepak bola cilik dan pelatihnya ketika masih di dalam gua. (Sumber: Getty Images)
Kondisi ke-12 pesepak bola cilik dan pelatihnya ketika masih di dalam gua. (Sumber: Getty Images)

 

Beberapa waktu lalu, Presiden FIFA, Gianni Infantino mengirimkan surat terbuka kepada Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT). Bahwasannya FIFA mengundang 12 anak beserta pelatihnya untuk hadir menyaksikan final Piala Dunia 2018 pada 15 Juli di Moskow, Rusia.

Saat surat itu beredar, para kroban masih terjebak dalam gua yang terletak di Chiang Rai, Thailand bagian utara. Tim penyelamat yang merupakan gabungan dari Angkatan Laut Thailand dan penyelam internasional telah menemukan lokasi mereka. Namun, evakuasi belum bisa dilaksanakan karena berbagai pertimbangan keselamatan.

Barulah di hari ketiga evakuasi, seluruh anggota tim sepak bola Wild Boars bisa dikeluarkan dari dalam gua. Mereka pun lantas mendapat perawatan di rumah sakit.

Tim penyelamat dari penyelam Angkatan Laut Thailand. (Sumber: APnews)
Tim penyelamat dari penyelam Angkatan Laut Thailand. (Sumber: APnews)

 

Meski telah berhasil dievakuasi, mereka tak bisa langsung memenuhi undangan FIFA untuk menyaksikan final Piala Dunia 2018. Lantaran tim dokter di Rumah Sakit Chiang Rai menyarankan semua korban harus mendapatkan perawatan intensif.

Dikabarkan, kondisi korban sudah relatif membaik. Namun, mereka masih memerlukan perawatan dalam kurun satu pekan ke depan untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Bahkan, ke-12 anak itu masih tidak diizinkan bertemu keluarga karena harus mendapat perawatan ekstra dari tim dokter. Ada kecemasan jika nantinya anak-anak itu mengidap infeksi atau penyakit lain karena terlalu lama berada di dalam gua gua Tham Luang.

"Mereka tak bisa pergi, harus tinggal di rumah sakit untuk beberapa saat," kata Thongchai Lertwilairatanapong, Menteri Kesehatan Umum Thailand.

"Jika mereka ingin menonton final Piala Dunia, mereka bisa menyaksikannya dari televisi," sahut Jedsada Chokdamrungsuk, Sekretaris Kementerian Kesehatan Umum Thailand.

Nampak raut gembira dari warga setempat setelah seluruh tim sepak bola Wild Boars berhasil selamat. (Sumber: APnews)
Nampak raut gembira dari warga setempat setelah seluruh tim sepak bola Wild Boars berhasil selamat. (Sumber: APnews)

 

Di sisi lain, musibah ini turut mengundang perhatian banyak pihak. Tak hanya FIFA, sosok tenar di dunia sepak bola juga mengirim pesan semangat termasuk legenda sepak bola Brasil, Ronaldo; bek Timnas Inggris, John Stones; serta Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS).

Dan yang terbaru, manajemen Manchester United mengundang 12 pesepak bola cilik Wild Boars dan pelatihnya untuk menyambangi Old Trafford saat sudah sembuh. Klub elite Premier League itu mengirim undangan kepada mereka tak lama setelah operasi penyelamatan dinyatakan berhasil.

Berita Terkait

Berita Terkini