Arena

Pepet The Minions, Hendra/Ahsan Kini Duduki Ranking Dua Dunia

Hendra/Ahsan salip ranking ganda China dan Jepang.

Galih Priatmojo

Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (bawah) dan Hendra Setiawan (atas) mengembalikan kok ke ganda putra Jepang Hiroyuki Endo dan Yuta Watanabe pada babak perempat final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2019). Pasangan Ahsan/Hendra lolos ke semi final usai mengalahkan pasangan Endo/Watanabe dengan skor 21-15, 9-21, 22-20. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (bawah) dan Hendra Setiawan (atas) mengembalikan kok ke ganda putra Jepang Hiroyuki Endo dan Yuta Watanabe pada babak perempat final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2019). Pasangan Ahsan/Hendra lolos ke semi final usai mengalahkan pasangan Endo/Watanabe dengan skor 21-15, 9-21, 22-20. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

Bolatimes.com - Ganda putra senior Indonesia, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan menyambut gembira setelah kembali ke ranking dua dunia.

Kali terakhir pasangan berjuluk The Daddies ini mendapatkannya yakni pada 2016 silam.

Hendra/Ahsan dipastikan bakal menduduki peringkat dua dunia pada pekan ke-32 ranking BWF, Selasa (6/8/2019) mendatang.

Kepastian itu muncul merujuk hasil yang diraih hingga Thailand Open 2019 yang berlangsung sejak 30 Juli hingga 4 Agustus mendatang.

Meski terhenti di babak pertama Thailand Open 2019, perolehan poin Hendra/Ahsan dipastikan melampaui Li Jun Hui/Liu Yu Chen (China) dan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) yang menduduki peringkat dua dan tiga.

Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, terhenti di babak pertama Thailand Open 2019 usai kalah dari Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia), Rabu (30/7). [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, terhenti di babak pertama Thailand Open 2019 usai kalah dari Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia), Rabu (30/7). [Humas PBSI]

"Yang pasti senang bisa balik lagi ke peringkat dua dunia. Tapi yang penting kami harus makin siap karena lawan pasti mau mengalahkan kami juga," ujar Hendra saat dihubungi Suara.com, Kamis (1/8/2019).

"Semoga kami bisa bertahan terus di peringkat dua ini sampai masuk Olimpiade 2020," sambungnya.

Meski menuai hasil positif, Hendra mengaku tak memiliki ambisi untuk melewati juniornya, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, yang kini menduduki peringkat satu dunia.

Pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berfoto bersama junior mereka, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, usai final Indonesia Open 2019 bertajuk All Indonesian Final di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (21/7). [Suara.com/Arief Apriadi]
Pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berfoto bersama junior mereka, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, usai final Indonesia Open 2019 bertajuk All Indonesian Final di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (21/7). [Suara.com/Arief Apriadi]

Menurut pebulutangkis 34 tahun itu, performa Kevin/Marcus tak terbantahkan masih menjadi yang terbaik di dunia.

Kans untuk melewati mereka dinilai Hendra cukup kecil melihat usia dirinya dan Ahsan yang tak lagi muda.

"Saya sih realistis saja. Untuk melewati mereka (Kevin/Marcus) itu susah untuk sekarang ini. Ya tapi saya ingin memberikan hasil maksimal terus saja ke depannya," pungkas Hendra.

Berita Terkait

Berita Terkini