Arena

Ini Alasan Liliyana Natsir Selalu Kangen Berlaga di Prancis Open

Liliyana Natsir sedih usai gagal melaju ke babak selanjutnya di Prancis Open.

Galih Priatmojo

Liliyana Natsir saat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (29/8/2017), sepulang dari Kejuaraan Dunia. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]
Liliyana Natsir saat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (29/8/2017), sepulang dari Kejuaraan Dunia. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Bolatimes.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Ahmad Tontowi/ Liliyana Natsir kandas di babak perempat final Prancis Open 2018 usai ditaklukkan pasangan ganda campuran Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Kegagalan itu menjadi penutup yang kurang manis bagi Liliyana apalagi ia sudah memutuskan bakal gantung raket di awal 2019 nanti. Tak heran jika usai laga, Liliayana terlihat sedih hingga tak kuasa membendung air matanya.

Selain jadi ajang terakhir, Liliyana sedih lantaran mengaku memiliki kesan tersendiri terhadap turnamen Prancis Open. Tercatat, dia tiga kali meraih gelar di ajang yang berlangsung di kota mode dunia, Paris, tersebut.

''Saya punya kenangan manis di Paris dengan dapat tiga gelar juara di sini,'' kata Liliyana, seperti dikutip dari Suara.com, kemarin.

''Saya memang suka tanding di Paris. Kotanya indah, suporternya meriah, pasti bakal kangen lagi ke Paris,'' Liliyana menambahkan.

Liliyana pertama kali merebut titel Prancis Open pada tahun 2009. Ketika itu, dia masih berpasangan dengan seniornya di pelatnas PBSI, Nova Widianto.

Liliyana Natsir (kanan) saat masih berpasangan dengan Nova Widianto. [AFP/Noah Seelam]
Liliyana Natsir (kanan) saat masih berpasangan dengan Nova Widianto. [AFP/Noah Seelam]

Lima tahun kemudian, Liliyana kembali berjaya di turnamen yang kini berlevel BWF World Tour Super 750 tersebut. Kali ini dia berduet dengan juniornya, Tontowi Ahmad.

Gelar ketiga Prancis Open diraih Liliyana pada tahun lalu, masih bersama Tontowi.

Sayang, Tontowi/Liliyana gagal pertahankan gelar Prancis Open pada tahun ini. Mereka terhenti di babak perempat final, Jumat (26/10/2018) lalu.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berdiri di podium utama usai mengalahkan pasangan ganda campuran Cina, Zheng Siwei/Chen Qingchen (kiri), pada final Prancis Open Super Series 2017, Minggu (29/10). [Humas PSBI]
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berdiri di podium utama usai mengalahkan pasangan ganda campuran Cina, Zheng Siwei/Chen Qingchen (kiri), pada final Prancis Open Super Series 2017, Minggu (29/10). [Humas PSBI]

Laju Tontowi/Liliyana dihentikan pasangan ganda campuran Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashio, lewat pertarungan rubber game dengan skor 16-21, 21-16 dan 18-21.

''Mungkin suatu saat nanti saya akan kembali lagi ke Paris. Bukan untuk bertanding, tapi untuk jalan-jalan,'' ujar Liliyana.

 

Berita ini sudah dimuat di suara.com

Berita Terkait

Berita Terkini