Liga

Mohamed Salah Terkesan Bermain di Serie A: Saya Merasa Dicintai

Mohammed Salah sempat bergabung ke Fiorentina dan AS Roma.

Husna Rahmayunita

Mohamed Salah di laga Liverpool vs AC Milan. (Paul ELLIS / AFP)
Mohamed Salah di laga Liverpool vs AC Milan. (Paul ELLIS / AFP)

Bolatimes.com - Bomber Liverpool, Mohammed Salah blak-blakan soal masa lalunya ketika bermain di Serie A sebelum berlaga di Liga Inggris.

Rupanya, Seria A meninggalkan kenangan manis bagi Mohammed Salah. Sebelum merapat ke Liverpool, ia sempat bergabung dengan Fiorentina dan AS Roma.

Mohamed Salah tercatat pernah bermain bersama dua klub asal Serie A Italia yaitu Fiorentina dan AS Roma dengan status pinjaman dari Chelsea dalam rentang waktu Februari 2015 hingga Juni 2016.

Selanjutnya, Mohamed Salah pindah secara permanen ke AS Roma dari Chelsea pada Juli 2016 dan menghabiskan satu musim di ibu kota Italia dan berhasil mencatatkan 39 penampilan serta 19 gol pada musim 2016/2017.

Seusai mencatatkan musim yang bagus bersama AS Roma, Salah kembali ke Liga Inggris dan bergabung bersama Liverpool dan menjadi salah satu penyerang paling mematikan yang ada saat ini.

Mohammed Salah mengakui, Serie A membuatnya berkembang hingga bisa bertahan di posisinya seperti kekinian.

"Pergi bermain di Serie A banyak membantu saya. Saya mempunyai ingatan bagus baik di Roma maupun di Florence, di mana saya menerima banyak sekali afeksi," ujar Mohamed Salah seperti dikutip dari Football-Italia, Selasa (30/11/2021).

"Saya ingin menyapa baik fans Roma dan Fiorentina. Saya menghabiskan momen yang fantastis di sana, di mana saya merasa dicintai oleh banyak orang,"

"Saya mempunyai memori indah dari tahun-tahun yang membantu saya tumbuh baik sebagai pribadi dan pemain. Mungkin nanti kita akan bertemu lagi," sambungnya.

Pemain asal Mesir itu mengatakan, ketika bermain di Chelsea selepas pindah dari klub Swiss, FC Basel, terjadi banyak aspek yang berubah dalam hidupnya di Inggris.

Menurutnya, ketika bermain di Chelsea dirinya harus mengganti cara bermain dan beradaptasi dengan budaya. Saat itu, ia merasa harus mengganti bagaimana caranya ia bermain di lapangan.

"Ketika saya di Chelsea, saya harus mengganti tipe sepak bola dan budaya, dan saya merasa bahwa saya harus mengganti cara bagaimana saya bermain.

"Jadi, saya pergi ke Italia dan bermain baik. Periode itu sangat bagus untuk membantu saya berada di mana saya sekarang," pungkas Mohamed Salah, seperti dimuat Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini