Liga prancis 27 Oktober 2026
PSG 2
Lyon 0
Liga spanyol 27 Oktober 2026
Sevilla 2
Osasuna 0
Liga italia 26 Oktober 2026
Lecce 0
Juventus 2
Liga spanyol 26 Oktober 2026
Real Sociedad 2
Levante 1
Liga italia 26 Oktober 2026
Udinese 0
AC Milan 2
Liga spanyol 26 Oktober 2026
Barcelona 1
Real Madrid 2
Liga indonesia 26 Oktober 2026
Persija 2
Persik Kediri 1
Liga indonesia 26 Oktober 2026
Persebaya Surabaya 3
Madura United 1
Liga indonesia 26 Oktober 2026
Bhayangkara FC 0
PSM Makassar 0
Liga italia 25 Oktober 2026
Lazio 2
Parma 1
Liga prancis 25 Oktober 2026
Lens 2
Paris FC 1
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Atletico Madrid 1
Deportivo La Coruna 0
Liga indonesia 25 Oktober 2026
Persita 1
Bali United 1
Liga indonesia 25 Oktober 2026
Arema FC 4
Dewa United 0
Liga italia 25 Oktober 2026
Inter Milan 2
Fiorentina 1
Liga indonesia 25 Oktober 2026
Garudayaksa 1
Persib Bandung 2
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Athletic Club 4
Getafe 0
Liga inggris 25 Oktober 2026
Hull City 1
Brentford 1
Liga inggris 25 Oktober 2026
Crystal Palace 0
Newcastle 2
Liga inggris 25 Oktober 2026
Liverpool 2
Brighton 0
Liga inggris 25 Oktober 2026
Man United 0
Bournemouth 3
Liga italia 25 Oktober 2026
Atalanta 4
Frosinone 4
Liga italia 25 Oktober 2026
Genoa 1
Venezia 0
Liga prancis 25 Oktober 2026
AS Monaco 1
Lille 1
Liga jerman 25 Oktober 2026
Hoffenheim 3
Bayer Leverkusen 0
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Celta Vigo 0
Real Betis 0
Liga prancis 25 Oktober 2026
Auxerre 1
Le Mans 1
Liga prancis 25 Oktober 2026
Rennes 3
Strasbourg 0
Liga prancis 25 Oktober 2026
Marseille 4
LE Havre 3
Liga prancis 25 Oktober 2026
Angers 0
Lorient 0
Liga inggris 25 Oktober 2026
Sunderland 0
Leeds United 0
Liga jerman 25 Oktober 2026
SC Freiburg 1
Bayern Munchen 3
Liga jerman 24 Oktober 2026
VfB Stuttgart 2
Borussia Monchengladbach 3
Liga italia 24 Oktober 2026
Torino 3
Monza 2
Liga prancis 24 Oktober 2026
Brest 1
Nice 2
Liga inggris 24 Oktober 2026
Ipswich 1
Nottingham Forest 1
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Alaves 1
Malaga 1
Liga indonesia 24 Oktober 2026
Isenmulang FC 0
PSIM Yogyakarta 0
Liga inggris 24 Oktober 2026
Aston Villa 2
Man City 1
Liga indonesia 24 Oktober 2026
Persijap 1
Java United 1
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Rayo Vallecano 0
Elche 3
Liga italia 24 Oktober 2026
Como 2
Sassuolo 0
Liga italia 24 Oktober 2026
Cagliari 0
Bologna 2
Liga jerman 24 Oktober 2026
FC Koln 0
FC Schalke 04 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
SC Paderborn 07 1
Hamburger SV 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
RB Leipzig 4
SV Elversberg 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
FC Augsburg 1
Union Berlin 1
Liga jerman 24 Oktober 2026
FSV Mainz 05 2
Werder Bremen 3
Liga inggris 24 Oktober 2026
Coventry 0
Fulham 1
Liga inggris 24 Oktober 2026
Arsenal 2
Everton 0
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Racing Santander 2
Espanyol 1
Liga prancis 24 Oktober 2026
Toulouse 0
Troyes 0
Liga italia 24 Oktober 2026
Napoli 3
AS Roma 3
Liga inggris 24 Oktober 2026
Chelsea 0
Tottenham 2
Liga jerman 24 Oktober 2026
Borussia Dortmund 1
Eintracht Frankfurt 0
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Valencia 1
Villarreal 2
Liga spanyol 22 Oktober 2026
Levante 3
Athletic Club 1
Liga champions 22 Oktober 2026
Club Brugge KV 3
Lens 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Real Betis 1
Feyenoord 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Real Madrid 4
RB Leipzig 1
Liga champions 22 Oktober 2026
Inter Milan 1
Shakhtar Donetsk 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Sporting CP 2
Lask Linz 3
Liga champions 22 Oktober 2026
Bayern Munchen 2
Arsenal 2
Liga champions 22 Oktober 2026
Aston Villa 3
Viking 1
Liga indonesia 22 Oktober 2026
Persik Kediri 2
PSS Sleman 1
Liga indonesia 22 Oktober 2026
PSM Makassar 1
Persebaya Surabaya 0
Liga indonesia 22 Oktober 2026
Madura United 1
Persib Bandung 0

Ngaku Pernah Lihat Tuhan, Eks Atletico Madrid Kini Dakwah via Lagu Religi

Jackson Martinez tampil dalam 22 pertandingan selama memperkuat Atletico Madrid

Irwan Febri BolaTimes.com
Sabtu, 16 Oktober 2021 | 20:21 WIB
Ngaku Pernah Lihat Tuhan, Eks Atletico Madrid Kini Dakwah via Lagu Religi

Ngaku Pernah Lihat Tuhan, Eks Atletico Madrid Kini Dakwah via Lagu Religi

bolatimes.com - Mantan striker Atletico Madrid, Jackson Martinez, mengaku pernah melihat Tuhan. Ia pun sekarang banting setir menjadi seorang pelantun lagu religi dengan tujuan berdakwah.

Bak seorang pendosa yang bertaubat, Jackson Martinez yang dulu sempat menjadi bintang Atletico Madrid kini memiliki profesi anyar yang jauh dari dunia sepak bola.

Jackson Martinez pernah menjadi juru gedor mematikan Atletico Madrid setelah didatangkan dari FC Porto pada 2015 yang lalu.

Pemain asal Kolombia Jackson Martinez saat memperkuat Atletico Madrid di musim 2015/16. [AFP]
Pemain asal Kolombia Jackson Martinez saat memperkuat Atletico Madrid di musim 2015/16. [AFP]

Karena performa ciamiknya itu, Jackson Martinez bahkan disebut sebagai salah satu monster menakutkan Los Rojiblancos ketika pertama kali digaet.

Bagaimana tidak, dari 136 laga bersama FC Porto ia mampu mengoleksi 92 gol dan membuatnya menjadi salah satu striker tersubur klub saat itu.

Meskipun pada akhirnya magis Martinez saat bermain untuk Atletico Madrid di bawah asuhan Diego Simeone seolah pudar dan cenderung hilang.

Berstatus sebagai pemain bintang saat didatangkan, karier Martinez hancur di Atletico Madrid setelah bermain sebanyak 22 kali.

Selama itu ia hanya mampu mencetak 3 gol dan menorehkan 2 assist di semua kompetisi, satu musim berikutnya ia malah dijual oleh pihak klub.

Lima tahun berlalu, Martinez kini hadir kembali menjadi bahan pemberitaan banyak media bukan karena prestasi di atas lapangan.

Melainkan profesi yang digelutinya saat ini, sembari menceritakan bagaimana proses kehancuran kariernya sebagai pesepak bola profesional Eropa.

Baca Juga: Piala Thomas: Anthony Ginting Kalah, Indonesia Tertinggal 0-1 dari Denmark

Dilansir dari Marca, pemain asal Kolombia itu mengaku konsumsi rokok dan alkohol menjadi penyebab utama kariernya meredup.

"Saya punya gaya hidup yang penuh nafsu dan kebahagiaan dalam dosa," ucap Martinez kepada TV Kolombia, Channel 1.

"Masalah saya, saya mulai merasa bahwa beberapa teman saya telah membawa saya ke pesta. Saya dikelilingi alkohol, rokok, dan banyak hal lainnya juga."

"Saya menikmatinya karena saya melihat mereka seperti sebagai sesuatu yang normal, seperti yang lainnya."

"Anda tidak akan pernah melihat Tuhan sampai Dia menjadi satu-satunya yang Anda miliki, itu yang membuat saya memutuskan untuk berkonsentrasi padanya," imbuhnya.

Sebelum memutuskan hijrah dari kehidupan gelapnya, Martinez sempat merumput ke Liga China membela Guangzhou Evergrande.

Setelah itu ia kembali ke Portugal, tetapi tidak bersama FC Porto melainkan Portimonense Futebol yang juga berkompetisi di Liga Portugal.

Martinez memutuskan pensiun di akhir tahun 2020 dan alih profesi sebagai penyanyi bergenre musik hip-hop religi.

Ia bahkan sudah merilis album religi berjudul 'No temere', Martinez benar-benar ingin menyelami proses dakwah yang ia percayai.

"Saat berada di bawah dalam karier, ketika saya menjalani dua operasi, saya mendedikasikan diri saya untuk menulis," ucap Martinez.

"Dan membuat keputusan untuk merilis album. Saya akan mendefinisikan musik saya sebagai musik yang berfokus untuk membagikan firman Tuhan," pungkasnya.

[Penulis: Eko Isdiyanto]

×
Zoomed
TERKINI

Local Media Community (LMC), sebuah jejaring yang menaungi ratusan media lokal serta penerbit kecil dan menengah di berb...

bolatainment | 17:47 WIB

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri media digital, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp...

bolatainment | 09:39 WIB

Perusahaan media digital tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp1,763 miliar atau meningkat 45,1 persen dibandingkan ...

bolatainment | 19:17 WIB

Salah satu cara menyiapkan dana darurat paling efektif untuk menjaga stabilitas finansial adalah memiliki dana darurat y...

bolatainment | 18:13 WIB

Mudik saat Hari Raya Idul Fitri 2026 tentu menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga....

bolatainment | 08:00 WIB