DATA BELUM TERSEDIA

Tak Sebut PSSI saat Bentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia Bareng FIFA dan AFC, Menpora Ungkap Alasan Jokowi

Presiden Jokowi sebelumnya membuat pernyataan akan bekerja sama dengan FIFA dan AFC untuk membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia usai tragedi Kanjuruhan.

Rabu, 12 Oktober 2022 | 12:45 WIB
Tak Sebut PSSI saat Bentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia Bareng FIFA dan AFC, Menpora Ungkap Alasan Jokowi

Tak Sebut PSSI saat Bentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia Bareng FIFA dan AFC, Menpora Ungkap Alasan Jokowi

hitekno.com - Pernyataan Presiden Joko Widodo soal kerja sama pemerintah dengan FIFA dan AFC dalam membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia sempat menjadi sorotan karena tak menyebut PSSI. Kini terungkap alasannya.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali buka suara terkait hal itu. Dia menjabarkan alasan utama mengapa Jokowi tidak menyinggung PSSI dalam pernyataannya.

"Saya kira begini, ini kan internal Pemerintah, kalau dilihat di Inpres Nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, juga tidak disebutkan PSSI di situ," kata Menpora Amali kepada awak media di komplek Istana Negara, Selasa (11/10/2022).

"Tapi di Kemenpora pasti tahu dengan siapa kami harus melakukan itu. Kami melibatkan semuanya mulai dari perancangan kurikulum, kemudian perencanaan pembinaan usia dini, semuanya bersama PSSI," sambungnya.

Meski begitu, Amali memastikan apa yang dilakukan pemerintah bukanlah bagian dari intervensi. Sebab, ada niat baik dari FIFA membantu menyelesaikan permasalahan sepakbola Tanah Air.

"Ya kan ini merespons surat FIFA ke Presiden Jokowi, kan surat FIFA langsung ke Presiden, bukan ke siapa-siapa," terang Amali.

"Tentu ini respons pemerintah, kalau toh tidak dibutuhkan, tidak masalah, tapi ini tanggung jawab kita bersama, begitu ada masalah, pasti pemerintah juga yang ditanya."

"Karena itu, karena tujuannya baik, FIFA bertujuan baik ingin membantu Indonesia untuk memperbaiki sepak bola Indonesia secara umum, khususnya kompetisi dan Tragedi Kanjuruhan tidak terulang lagi. Kita harus merespons niat baik FIFA," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi menerima surat dari FIFA yang ditandatangani oleh Presiden Gianni Infantino. Selain memastikan bebas dari sanksi terkait Tragedi Kanjuruhan, Jokowi mengatakan pemerintah bersama FIFA dan AFC akan membentuk tim transformasi sepak bola di Indonesia.

Selain itu, disebutkan Jokowi, FIFA akan berkantor di Indonesia untuk membantu dan membangun sepak bola ke arah lebih baik.

Baca Juga: 3 Alasan PSSI Bisa Saja Tunjuk Bima Sakti Jadi Pelatih SEA Games 2023

×
Zoomed
TERKINI

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB

Persib Bandung memulai perjalanan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang...

bolaindonesia | 22:00 WIB

Polemik rumput JIS kembali mencuri perhatian penggemar sepak bola Indonesia, mempertanyakan mengapa stadion megah berbia...

bolaindonesia | 12:18 WIB

Persita Tangerang memulai BRI Super League 2025/26 dengan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta di Jakarta Internatio...

bolaindonesia | 12:09 WIB