Boladunia

Tottenham Pasang Harga Tinggi buat Harry Kane, Masih Minat MU?

Masih yakin Manchester United bisa datangkan Kane?

Rauhanda Riyantama

Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane merayakan golnya ke gawang Southampton di laga pekan ketujuh Liga Primer Inggris, Sabtu (28/9/2019). Pada laga itu Spurs menang 2-1. [IAN KINGTON / AFP]
Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane merayakan golnya ke gawang Southampton di laga pekan ketujuh Liga Primer Inggris, Sabtu (28/9/2019). Pada laga itu Spurs menang 2-1. [IAN KINGTON / AFP]

Bolatimes.com - Tottenham Hotspur tampaknya tidak ingin melepas Harry Kane ke Manchester United dan klub Inggris lainnya. Spurs pun langsung memasang harga tinggi untuk strikernya itu.

Harry Kane kencang dikabarkan diminati Manchester United. Menurut laporan Sky Sports, Spurs tidak rela melepas kapten Timnas Inggris itu ke klub Liga Primer Inggris lainnya.

Bahkan, Tottenham telah membanderol sang pemainnya sebesar 200 juta poundsterling (sekitar Rp 3,9 triliun) agar Manchester United dan klub lain berpikir dua kali untuk memboyongnya.

Bila demikian, Manchester United bakal gigit jari karena sejauh ini adalah klub yang memiliki kemungkinan besar menjadi tempat berlabuh Kane selanjutnya.

Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane. [Oli SCARFF / AFP]
Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane. [Oli SCARFF / AFP]

 

Sementara itu, Juventus dan Real Madrid juga dikabarkan berminat mendatangkan Kane. Bila melihat syarat dari Tottenham, klub dengan peluang terbesar untuk merekrutnya adalah Real.

Penyerang berusia 26 tahun itu telah mengungkapkan dirinya tak menutup kemungkinan untuk meninggalkan Tottenham. Alasan utamanya adalah ia ingin memenangi trofi di dalam kariernya.

"Itu salah satu dari hal-hal itu, saya tidak bisa mengatakan ya, saya tidak bisa mengatakan tidak. Saya suka Tottenham, saya akan selalu mencintai Tottenham," ungkap Kane, beberapa waktu lalu.

"Di sisi lain, saya selalu mengatakan bila saya tidak merasa progres kami sebagai tim berjalan ke arah yang benar. Saya bukan seseorang yang hanya diam di situasi macam itu. Saya ingin menjadi salah satu pemain top," tambahnya.

Tottenham sendiri bukan tanpa peluang untuk meraih trofi beberapa tahun belakangan. Mereka selalu finis minimal di posisi empat besar Liga Primer Inggris sejak musim 2015/16. Mereka juga berhasil mencapai final Liga Champions 2018/19.

Namun, Kane menganggap bahwa ia telah melakukan yang terbaik buat Tottenham dan sudah waktunya mendapatkan trofi profesional pertamanya.

“Namun, dari sudut pandang saya dan sudut pandang tim, yang dapat Anda lakukan adalah melakukan semua yang terbaik dan memenangi setiap pertandingan demi meraih trofi. Karena satu dan lain alasan, kami belum mampu meraihnya," ujar Harry Kane.

Berita Terkait

Berita Terkini