Liga

Komentar Solskjaer usai Manchester United Dipermalukan Liverpool

Main di rumah sendiri, Solskjaer membuat malu publik Manchester United

Irwan Febri Rialdi

Megabintang Manchester United, Cristiano Ronaldo (kanan) berpelukan dengan sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer seusai laga Liga Inggris kontra Newcastle United di Old Trafford, Manchester, Sabtu (11/9/2021) malam WIB. [OLI SCARFF / AFP]
Megabintang Manchester United, Cristiano Ronaldo (kanan) berpelukan dengan sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer seusai laga Liga Inggris kontra Newcastle United di Old Trafford, Manchester, Sabtu (11/9/2021) malam WIB. [OLI SCARFF / AFP]

Bolatimes.com - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, sedih banget anak suhnya dihabisi oleh Liverpool 0-5 di Old Trafford pada Minggu malam WIB. Ia pun menyebut ini sebagai hari tergelap dalam karier kepelatihannya.

MU menderita kekalahan telak setelah dibantai oleh salah satu rival terbesar mereka, Liverpool 5-0. Ini merupakan hasil buruk MU di Liga Premier dan membuat mereka tanpa kemenangan dalam empat pertandingan papan atas.

Usai pertandingan, Solskjaer tidak bisa mengatakan apa apa. "Tidak mudah untuk mengatakan sesuatu, terlepas dari hari tergelap saya memimpin para pemain ini," ujarnya seperti dilansir Sky Sport.

“Kami tidak cukup baik secara individu atau sebagai tim. Anda tidak bisa memberi tim seperti Liverpool peluang seperti itu dan sayangnya, kami melakukannya," ujar Solskjaer

"Seluruh penampilan tidak cukup bagus, itu pasti. Kami telah menciptakan peluang, mereka memiliki peluang, mereka klinis dan kami tidak memanfaatkan peluang kami sejak awal. Kemudian gol ketiga adalah yang menentukan permainan."

Solskjaer menegaskan kekalahan ini menjadi tanggung jawabnya. Manajer asal Norwegia ini mengakui bahwa kekalahan tersebut lebih buruk dibandingkan saat timnya dikalahkan Tottenham Hotspur 1-6, tahun lalu.

"Ini milik saya [bertanggung jawab atas kekalahan] - itu saja. Staf pelatih brilian dan saya memilih cara kami mendekati permainan dan hari ini, kami tidak cukup klinis untuk maju."

"Ada ruang untuk kedua tim dan ketika Anda memberikan yang baik ruang pemain, mereka mencetak gol."

“Anda dapat melihat kembali musim lalu ketika kami kalah 6-1 dari Spurs – ini jauh lebih buruk. Lawan juga, itu membuat saya lebih buruk sebagai pelatihn Manchester dan kami harus mengatasi ini secepat mungkin. dan lanjutkan," pungkasnya.

Pada laga tersebut Mohamed Salah menjadi bintang Liverpool setelah mencetak hat-trick ke gawang MU. Sementara dua gol Liverpool lainnya dicetak oleh Naby Keita dan Diogo Jota.

(Suara.com/Reky Kalumata)

Berita Terkait

Berita Terkini