Bolaindonesia

Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia, Bagus Kahfi Siap Berikan yang Terbaik

Bagus Kahfi terakhir kali membela timnas pada November 2019.

Rauhanda Riyantama

Pemain Timnas Indonesia U-19 melakukan selebrasi usai menuai hasil imbang melawan Korea Utara saat ajang Kualifikasi Piala Asia 2020 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (10/11).[Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pemain Timnas Indonesia U-19 melakukan selebrasi usai menuai hasil imbang melawan Korea Utara saat ajang Kualifikasi Piala Asia 2020 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (10/11).[Suara.com/Angga Budhiyanto]

Bolatimes.com - Amiruddin Bagus Kahfi kembali mendapat panggilan untuk gabung Timnas Indonesia. Pemain yang kini merumput bersama klub Liga Belanda, FC Utrecht itu mengaku sangat senang dan siap berikan yang terbaik.

Seperti diketahui, Bagus Kahfi masuk dalam daftar 33 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong memperkuat Timnas Indonesia U-23. Skuat Garuda Muda akan menghadapi Kualifikasi Piala AFC U-23 2022 di Tajikistan pada 27 hingga 30 Oktober mendatang.

Bagi Bagus, ini momentum untuk membuktikan kualitasnya sebagai seorang striker setelah lama berkutat dengan cedera yang ia hadapi. Pemain yang identik dengan nomor punggung 20 tersebut mengalami cedera patah pergelangan dan pergeseran ligamen pada 3 Maret 2020 lalu.

"Alhamdulillah awalnya saya kaget dan sangat bangga kembali mendapat panggilan timnas Indonesia. Saya akan bekerja keras demi mendapat tempat di skuad Garuda," kata Bagus, dilansir dari laman resmi PSSI.

Bagus terakhir kali bermain bersama timnas Indonesia saat berlaga di Kualifikasi Piala AFC U-19 2020 pada bulan November 2019. Saat itu, ia sukses mengantar Garuda Muda lolos ke putaran final Piala AFC U-19 2020, namun sayang turnamen tersebut akhirnya dibatalkan oleh AFC.

"Bermain untuk timnas Indonesia akan menjadi momen indah buat saya. Saat ini saya dalam kondisi baik, siap, dan tidak sabar terbang menuju Tajikistan untuk bergabung bersama pemain-pemain dan ofisial timnas U-23 nantinya," jelas Bagus.

Pada ajang tersebut, Indonesia berada di grup G bersama Australia, China dan Brunei Darussalam. Namun, pada awal September lalu, Brunei Darussalam mengundurkan diri, Jadi grup G tinggal menyisakan Australia dan China. 

Timnas Indonesia akan memainkan laga perdana melawan China pada 27 Oktober dan selanjutnya menantang Australia tanggal 30 Oktober. Semua laga akan berlangsung di Republican Central Stadium, Dushanbe, Tajikistan.

Berita Terkait

Berita Terkini