Bolaindonesia

Performa Buruk, Presiden Persebaya 'Gertak' Para Pemain

Persebaya tak menang dalam lima laga terakhir di Liga 1 2019.

Galih Priatmojo | Irwan Febri Rialdi

Pemain Persebaya Surabaya merayakan gol ke gawang Persib Bandung (dok persebaya)
Pemain Persebaya Surabaya merayakan gol ke gawang Persib Bandung (dok persebaya)

Bolatimes.com - Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, mulai geram dengan performa Ruben Sanadi dan kolega di Liga 1 2019. Tim berjuluk Bajol Ijo itu tidak meraih kemenangan dalam lima laga terakhir.

Pada laga terbaru, Persebaya menelan kekalahan 0-1 saat bertandang ke markas Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Rabu (23/10/2019). Gol semata wayang itu dicetak oleh Malik Risaldi.

Alhasil, Persebaya saat ini tertahan di posisi kedelapan klasemen sementara Liga 1 2019. Mereka baru mengumpulkan 31 poin dari 24 pertandingan.

Azrul Ananda pun mulai kehabisan kesabaran mengenai performa jeblok anak asuh Wolfgang Pikal. Ia memberi warning para pemain agar berjuang mati-matian dalam pertandingan sisa musim ini.

Ia tidak segan akan melepas sang pemain jika tidak menampilkan performa terbaiknya.

"Sepuluh pertandingan ini akan menunjukkan siapa yang benar-benar ingin di Persebaya, atau hanya pura-pura ingin di Persebaya," kata Azrul di laman resmi klub.

"Saya ingin Persebaya diisi pemain yang hatinya benar-benar untuk Persebaya. Karena saya harus memastikan Persebaya meraih hasil maksimal. Tidak hanya untuk tahun ini, tetapi untuk tahun depan dan tahun-tahun berikutnya," lanjutnya.

"Saya tidak habis pikir, pemain kita bisa sering melakukan kesalahan yang begitu buruk, mudah kehilangan bola, kalah duel. Dan itu juga terjadi pada pertandingan melawan Persela," keluh Azrul.

"Sekali lagi saya tegaskan, sepuluh pertandingan kedepan akan membuktikan siapa yang benar-benar ingin di Persebaya atau tidak," tegasnya.

Pada pertandingan selanjutnya, Persebaya akan menghadapi PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (29/10/2019). Ini akan menjadi momen bagi Hansamu Yama cs untuk bangkit.

Berita Terkait

Berita Terkini