🏆 FIFA World Cup 2026
Round of 32 · Monday 29 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Brazil 2
Japan 1
First Stage · Group J Sunday 28 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Algeria 3
Austria 3
First Stage · Group J Sunday 28 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Jordan 1
Argentina 3
Round of 32 · Sunday 28 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
South Africa 0
Canada 1
First Stage · Group G Saturday 27 June 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
Egypt 1
IR Iran 1
First Stage · Group H Saturday 27 June 2026
📍 Guadalajara Stadium, Guadalajara
Uruguay 0
Spain 1
First Stage · Group H Saturday 27 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Cabo Verde 0
Saudi Arabia 0
First Stage · Group G Saturday 27 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
New Zealand 1
Belgium 5
First Stage · Group L Saturday 27 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Croatia 2
Ghana 1
First Stage · Group L Saturday 27 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Panama 0
England 2
First Stage · Group K Saturday 27 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Colombia 0
Portugal 0
First Stage · Group K Saturday 27 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Congo DR 3
Uzbekistan 1
First Stage · Group D Friday 26 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Paraguay 0
Australia 0
First Stage · Group I Friday 26 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Norway 1
France 4
First Stage · Group I Friday 26 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Senegal 5
Iraq 0
First Stage · Group D Friday 26 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
Türkiye 3
USA 2
First Stage · Group F Thursday 25 June 2026
📍 Kansas City Stadium, Kansas City
Tunisia 1
Netherlands 3
First Stage · Group A Thursday 25 June 2026
📍 Mexico City Stadium, Mexico City
Czechia 0
Mexico 3
First Stage · Group A Thursday 25 June 2026
📍 Monterrey Stadium, Monterrey
South Africa 1
Korea Republic 0
First Stage · Group E Thursday 25 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Curaçao 0
Côte d'Ivoire 2
First Stage · Group E Thursday 25 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Ecuador 2
Germany 1
First Stage · Group F Thursday 25 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Japan 1
Sweden 1
First Stage · Group B Wednesday 24 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
Switzerland 2
Canada 1
First Stage · Group K Wednesday 24 June 2026
📍 Guadalajara Stadium, Guadalajara
Colombia 1
Congo DR 0
First Stage · Group B Wednesday 24 June 2026
📍 Seattle Stadium, Seattle
Bosnia and Herzegovina 3
Qatar 1
First Stage · Group C Wednesday 24 June 2026
📍 Miami Stadium, Miami
Scotland 0
Brazil 3
First Stage · Group C Wednesday 24 June 2026
📍 Atlanta Stadium, Atlanta
Morocco 4
Haiti 2
First Stage · Group J Tuesday 23 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Jordan 1
Algeria 2
First Stage · Group K Tuesday 23 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Portugal 5
Uzbekistan 0
First Stage · Group L Tuesday 23 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Panama 0
Croatia 1
First Stage · Group I Tuesday 23 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Norway 3
Senegal 2
First Stage · Group L Tuesday 23 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
England 0
Ghana 0

Profil Gokhan Kandemir, Pelatih Fisik Timnas Malaysia yang Mundur dari Jabatannya

Pengunduran diri Gokhan Kandemir mengejutkan banyak pihak.

Husna Rahmayunita | BolaTimes.com
Senin, 31 Oktober 2022 | 13:19 WIB
Pelatih fisik Malaysia, Gokhan Kandemir. (Dok FAM)

Pelatih fisik Malaysia, Gokhan Kandemir. (Dok FAM)

Bolatimes.com - Mengenal lebih jauh sosok Gokhan Kandemir, seorang pelatih fisik yang meninggalkan Timnas Malaysia jelang bergulirnya Piala AFF 2022.

Timnas Malaysia saat ini bisa dikatakan tengah berada dalam tren positif bersama pelatih barunya, yakni Kim Pan-gon.

Tren positif ini terlihat dari keberhasilan Harimau Malaya menembus putaran final Piala Asia 2023 dan mengalami peningkatan di ranking FIFA.

Alhasil, tren positif ini menjadi modal berharga bagi Timnas Malaysia jelang partisipasinya di Piala AFF 2022 pada akhir tahun mendatang.

Namun di tengah persiapannya untuk Piala AFF 2022, Timnas Malaysia diterpa kabar buruk seiring mundurnya sang pelatih fisik, Gokhan Kandemir.

Pelatih fisiknya itu memutuskan mengundurkan diri usai membantu Kim Pan-gon menukangi Timnas Malaysia selama hampir 10 bulan terakhir.

“Sudah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal setelah 10 bulan tak terlupakan di Malaysia. Saya ingin mengucapkan selamat tinggal kepada pelatih, staf, para pemain, dan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM),” bunyi pernyataan Gokhan Kandemir

Pengunduran diri Gokhan Kandemir sendiri lantas mengejutkan banyak pihak, terutama pendukung Timnas Malaysia sendiri.

Pasalnya, di tangan pelatih fisik asal Turki itu, fisik para pemain Timnas Malaysia mengalami peningkatan hingga menghasilkan hasil yang positif.

Tak ayal, mundurnya Gokhan Kandemir sendiri akan membuat kekuatan Timnas Malaysia berkurang jelang Piala AFF 2022 nanti.

Berikut profil Gokhan Kandemir

Gokhan Kandemir merupakan pelatih fisik Timnas Malaysia yang lahir di Trabzon, Turki, pada 22 Januari 1987 atau 35 tahun silam.

Sebagai pelatih fisik, Gokhan Kandemir tak punya jejak rekam sebagai pemain. Namun, ia diketahui memiliki lisensi mentereng yakni UEFA A.

Kiprahnya sebagai pelatih fisik sendiri bermula di Turki, yakni kala menjadi pelatih tim tanah kelahirannya, yakni 1461 Trabzon.

Tercatat ia menjadi pelatih fisik tim tanah kelahirannya tersebut selama dua tahun saja, yakni dari tahun 2014 hingga 2016.

Selepasnya, Gokhan Kandemir menjadi pelatih fisik klub Turki lainnya, yakni Gaziantepspor. Di klub ini, ia hanya bertahan selama enam bulan saja.

Ia bertahan dalam waktu singkat karena raksasa Turki, Trabzonspor, menawarinya pekerjaan sebagai pelatih fisik tim U-21.

Namun Gokhan Kandemir merasa dirinya jauh lebih layak ketimbang di tim U-21, yang kemudian membuatnya bergabung Ankaragucu.

Di Ankaragucu, pria pemilik gelar Master of Science di Universitas Greenwich itu hanya bertahan setahun saja, seiring adanya tawaran dari tim utama Trabzonspor.

Pada 2018, akhirnya Gokhan Kandemir bergabung Trabzonspor, di man ia bertahan selama dua tahun bersama raksasa Turki itu.

Dalam periodenya sebagai pelatih fisik, Trabzonspor mampu menjadi Runner Up Liga Turki dan menjadi juara Piala Turki di musim 2019/2020.

Tak cukup sampai di situ, karena Gokhan Kandemir pula Trabzonspor mampu menjadi juara Piala Super Turki pada 2020.

Usai berpisah dengan Trabzonspor pada November 2020, ia berpetualang di klub Turki lainnya seperti Kocaelispor.

Barulah pada Februari 2022, Gokhan Kandemir menerima pinangan Timnas Malaysia, di mana ia bertahan hingga memutuskan mengundurkan diri pada Oktober 2022 ini.

Dilansir dari Transfermarkt, ada kemungkinan Gokhan Kandemir mundur untuk pulang ke Turki, di mana ia akan bergabung klub Goztepe.

Padahal Gokhan Kandemir masih menyisakan kontrak cukup panjang bersama Timnas Malaysia, yakni hingga 31 Januari 2024 mendatang.

Kontributor: Felix Indrajaya
×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB

Dunia sepak bola dikejutkan dengan kabar kepindahan Son Heung-Min, kapten Tottenham Hotspur, ke Los Angeles FC

boladunia | 19:31 WIB

Kevin Diks bek Timnas Indonesia berusia 28 tahun, langsung mencuri perhatian sejak bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada Juli 2025.

boladunia | 21:41 WIB

Cheuko dilarang berada di area teknis setelah insiden usai kemenangan Inter Miami 2-1 atas Club Atlas pada 30 Juli 2025.

boladunia | 19:04 WIB

Lionel Messi, kapten Inter Miami, terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera hamstring hanya 10 menit setelah kick-off melawan Club Necaxa

boladunia | 18:03 WIB

Keputusan ini diambil menyusul performa buruk tim yang terpuruk dalam 10 laga tanpa kemenangan.

boladunia | 18:49 WIB