3 Alasan Manchester City Bisa Singkirkan Real Madrid di Semifinal Liga Champions

Pep Guardiola pasti punya cara untuk menangkal Karim Benzema

Irwan Febri Rialdi | BolaTimes.com
Kamis, 14 April 2022 | 14:20 WIB
Pelatih Manchescer City, Pep Guardiola. (sumber: twitter/@Squawka).

Pelatih Manchescer City, Pep Guardiola. (sumber: twitter/@Squawka).

Bolatimes.com - Manchester City sukses melaju ke partai semifinal Liga Champions 2021/2022 menghadapi Real Madrid setelah menumbangkan Atletico Madrid di partai perempat final.

Skor kaca mata pada laga leg kedua antara Manchester City melawan Atletico Madrid memastikan kemenangan tim Biru Langit dengan agregat 1-0.

Sebab, pada pertandingan pertama yang digelar di kandang Manchester City, anak asuh Pep Guardiola sukses menang dengan skor tipis 1-0.

Baca Juga: Profil Ardi Idrus, Bek Kiri Andalan Persib Bandung yang Resmi Angkat Kaki

Dengan hasil ini, Man City bakal berjumpa Real Madrid di partai semifinal Liga Champions 2021/2022. The Citizens diyakini mampu menang atas Los Blancos dan melaju ke partai final.

Berikut Bolatimes.com menyajikan tiga alasan yang membuat Manchester City bisa menyingkirkan Real Madrid pada partai semifinal Liga Champions 2021/2022.

1. Faktor Pep Guardiola

Baca Juga: Sabah FC Klarifikasi soal Saddil Ramdani Pakai Bahasa Inggris, Netizen Malaysia Ledek Warganet Indonesia

Bagi Pep Guardiola, ini adalah kali kedua untuknya mengantarkan Manchester City lolos hingga fase semifinal Liga Champions 2021/2022.

Namun, Pep belum pernah memberikan prestasi yang cukup mentereng untuk Manchester City di kancah Eropa, utamanya Liga Champions.

Padahal, Pep Guardiola memiliki catatan yang cukup impresif di ajang ini karena sudah dua kali meraih gelar Liga Champions, yakni pada edisi 2008/2009 dan 2010/2011 bersama Barcelona.

Baca Juga: Harus Tempuh Perjalanan Jauh, Shayne Pattynama Senang Bisa Jumpa Exco PSSI

Hal ini tentu jadi modal positif bagi Manchester City untuk menumbangkan Real Madrid dan melaju ke partai final.

2. Ambisi Amankan Gelar Pertama

Pep Guardiola sudah membawa Manchester City menjadi raja di kompetisi domestik setelah meraih tiga gelar juara pada empat musim terakhir.

Baca Juga: Usai 'Diancam' PSSI, Sabah FC Beri Klarifikasi Mengapa Tak Lepas Saddil Ramdani Ke Timnas Indonesia U-23

Selain itu, semua gelar trofi domestik juga sudah pernah diraih Pep bersama Man City. Namun, mereka belum pernah merasakan manisnya naik podium juara Liga Champions.

Apabila Man City ingin meningkatkan levelnya, maka mereka harus menganggap bahwa trofi Liga Champions sangatlah penting.

Oleh sebab itu, tak ada alasan lain bagi Man City selain menumbangkan Real Madrid demi bisa melaju ke final dan menjadi juara.

3. Tuntaskan Kegagalan Musim Lalu

Kegagalan musim lalu jelas masih menjadi bayang-bayang menyedihkan bagi seluruh anggota skuad Manchester City.

Sebab, mereka gagal meraih gelar Liga Champions pertamanya setelah kalah di partai final melawan Chelsea dengan skor 0-1.

Itulah sebabnya, menang atas Real Madrid menjadi salah satu kunci penting bagi Man City untuk bisa melaju ke partai final.
Sehingga, mereka bisa kembali memperjuangkan gelar juara Liga Champions setelah sempat gagal pada edisi sebelumnya.

Kontributor: Muh Adif Setiawan

Berita Rekomendasi
Berita Terkait TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu.

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Rekan Kevin Diks di Gladbach itu secara tegas menyatakan hanya ingin bergabung dengan Ajax Amsterdam.

boladunia | 22:34 WIB

Fortuna Sittard buat gebrakan jelang kick off Eredivisie 2025.

boladunia | 22:30 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB

Dunia sepak bola dikejutkan dengan kabar kepindahan Son Heung-Min, kapten Tottenham Hotspur, ke Los Angeles FC

boladunia | 19:31 WIB

Barcelona menutup tur pramusim Asia mereka dengan penampilan gemilang, menghancurkan Daegu FC dengan skor telak 5-0

boladunia | 21:11 WIB

Kevin Diks bek Timnas Indonesia berusia 28 tahun, langsung mencuri perhatian sejak bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada Juli 2025.

boladunia | 21:41 WIB

Cheuko dilarang berada di area teknis setelah insiden usai kemenangan Inter Miami 2-1 atas Club Atlas pada 30 Juli 2025.

boladunia | 19:04 WIB

Lionel Messi, kapten Inter Miami, terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera hamstring hanya 10 menit setelah kick-off melawan Club Necaxa

boladunia | 18:03 WIB

Keputusan ini diambil menyusul performa buruk tim yang terpuruk dalam 10 laga tanpa kemenangan.

boladunia | 18:49 WIB

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menjalani debutnya bersama klub Eredivisie Belanda, Fortuna Sittard

boladunia | 17:27 WIB

Fortuna Sittard resmi mendatangkan bek Timnas Indonesia, Justin Hubner

boladunia | 16:45 WIB
Tampilkan lebih banyak