Mengenal Evolusi Jersey Sepak Bola dari Masa ke Masa

Jersey terus mengalami perkembangan dari masa ke masa.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Senin, 25 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Jersey aneh Athletic Bilbao (Dok. The Sun)

Jersey aneh Athletic Bilbao (Dok. The Sun)

Bolatimes.com - Evolusi jersey yang digunakan dalam sebuah sepak bola tak bisa dipisahkan dari perjalanan sejarah. Sebab, jersey menjadi salah satu identitas yang sangat penting bagi sebuah klub sepak bola yang bertanding di atas lapangan.

Meskipun demikian, pada masa-masa awal sejarah permainan sepak bola, klub yang bertanding tak menggunakan jersey yang khusus.

Sebab, saat itu belum ada regulasi yang mengatur soal jersey yang harus digunakan. Ketika itu, tak ada penyeragaman jersey bagi klub dan belum ada pula nomor punggung yang digunakan.

Baca Juga: Zayn Ali Salman, Balita Rekrutan Baru Arsenal yang Dijuluki 'Little Messi'

Seiring berjalannya waktu, regulasi-regulasi mulai ditetapkan. Teknologi demi teknologi juga mulai berkembang untuk menyajikan jersey terbaik bagi pesepak bola.

Berikut Bolatimes.com menyajikan perjalanan evolusi jersey sepak bola dari masa ke masa, dirangkum dari berbagai sumber.

Akhir Abad 18

Baca Juga: Elkan Baggott Tolak Panggilan Timnas Indonesia, Ipswich Town Kena Getahnya

Pada akhir abad ke-18, belum ada regulasi yang secara khusus mengatur soal jersey pemain sepak bola. Saat sepak bola mulai populer di Inggris, FA belum menetapkan aturan apa pun.

Sebab, pada masa-masa ini, pesepak bola bisa menggunakan pakaian apa pun yang mereka sukai dalam sebuah pertandingan sepak bola.

Aturan Seragam pada 1891

Baca Juga: Jelang Derbi Barat Laut, Ini 5 Kemenangan Terbesar Liverpool Atas MU

Aturan mengenai jersey yang digunakan dalam sebuah pertandingan sepak bola mulai diterapkan pada tahun 1981.
Saat itu, FA memutuskan semua klub yang bertanding untuk menggunakan pakaian yang seragam.

Pada masa-masa ini, jersey yang digunakan oleh pesepak bola masih menggunakan pakaian berbahan wol dan berlengan panjang.

Bahkan, celana yang digunakan ialah celana panjang yang disebut juga sebagai knickerbocker.

Baca Juga: Jelang Derbi Barat Laut, Ini 5 Kemenangan Terbesar MU Atas Liverpool

Awal Abad 19

Memasuki masa-masa awal abad ke-19, jersey sepak bola yang digunakan dalam sebuah pertandingan mulai berganti bahan menjadi katun.

Sebab, jersey yang berbahan katun lebih ringan. Selain itu, potongan jersey juga rumit dan wajib menggunakan kerah.

Pada masa-masa ini, jersey sudah mulai menggunakan nomor punggung sebagai identitas masing-masing pemain.

Awalnya, regulasi soal penomoran jersey sepak bola sudah mulai disahkan pada tahun 1928.

Periode 1950 hingga 1960-an

Memasuki tahun 1950 hingga 1960-an, jersey sepak bola mulai beralih bahan menjadi kain sintetis.

Pada saat itu, jersey sepak bola juga mulai mengenal emblem klub atau logo yang ditempelkan ke dalam jersey.

Sementara pada bagian kerah, masa-masa ini mulai melahirkan desain baru karena menggunakan kerah berbentuk “V’.

Periode 1970-an

Saat memasuki dekade 1970-an, dunia sepak bola mulai kebanjiran apparel-apparel baru yang menyediakan jersey mereka. Logo-logo apparel pun mulai menghiasi jersey sebuah klub. 

Masuknya apparel ini juga membuat regulasi lebih longgar untuk mengizinkan setiap apparel bereksperimen dengan desain jersey sepak bola.

Periode 1980 hingga 1990-an

Setelah masuknya apparel yang menyediakan jersey, klub-klub sepak bola mulai mencantumkan sponsor mereka di jersey.

Selain sponsor yang kerap muncul di bagian dada, nomor punggung pemain juga mulai muncul pada bagian atasnya.

Jersey Modern

Memasuki awal-awal abad ke-21, atau mulai tahun 2000, teknologi jersey dalam dunia sepak bola semakin canggih.

Muncul sejumlah bahan, mulai dari lycra hingga dry-fit, yang digunakan sebagai bahan jersey klub sepak bola.

Kedua bahan ini memungkinkan sistem distribusi ventilasi angin ke dalam sebuah jersey. Kondisi ini membantu pemain agar lebih nyaman ketika bertanding.

Pada masa-masa ini, desain jersey sepak bola juga mulai tampil elegan dan disesuaikan dengan ukuran tubuh pemain.

Kontributor: Muh Adif Setyawan
Berita Rekomendasi
Berita Terkait TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu.

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Rekan Kevin Diks di Gladbach itu secara tegas menyatakan hanya ingin bergabung dengan Ajax Amsterdam.

boladunia | 22:34 WIB

Fortuna Sittard buat gebrakan jelang kick off Eredivisie 2025.

boladunia | 22:30 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB

Dunia sepak bola dikejutkan dengan kabar kepindahan Son Heung-Min, kapten Tottenham Hotspur, ke Los Angeles FC

boladunia | 19:31 WIB

Barcelona menutup tur pramusim Asia mereka dengan penampilan gemilang, menghancurkan Daegu FC dengan skor telak 5-0

boladunia | 21:11 WIB

Kevin Diks bek Timnas Indonesia berusia 28 tahun, langsung mencuri perhatian sejak bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada Juli 2025.

boladunia | 21:41 WIB

Cheuko dilarang berada di area teknis setelah insiden usai kemenangan Inter Miami 2-1 atas Club Atlas pada 30 Juli 2025.

boladunia | 19:04 WIB

Lionel Messi, kapten Inter Miami, terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera hamstring hanya 10 menit setelah kick-off melawan Club Necaxa

boladunia | 18:03 WIB

Keputusan ini diambil menyusul performa buruk tim yang terpuruk dalam 10 laga tanpa kemenangan.

boladunia | 18:49 WIB

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menjalani debutnya bersama klub Eredivisie Belanda, Fortuna Sittard

boladunia | 17:27 WIB

Fortuna Sittard resmi mendatangkan bek Timnas Indonesia, Justin Hubner

boladunia | 16:45 WIB
Tampilkan lebih banyak