Boladunia

Kylian Mbappe Wajib Tinggalkan PSG jika Ingin Gelar Ballon d'Or

Mbappe disarankan seniornya Nicolas Anelka untuk tinggalkan PSG jika mau gelar Ballon d'Or.

Rauhanda Riyantama

Kylian Mbappe sukses mencetak tiga gol dalam kemenangan Paris Saint Germain atas AS Monaco di Parc des Princes, Senin (22/4/2019) dini hari WIB. (ANNE-CHRISTINE POUJOULAT / AFP)
Kylian Mbappe sukses mencetak tiga gol dalam kemenangan Paris Saint Germain atas AS Monaco di Parc des Princes, Senin (22/4/2019) dini hari WIB. (ANNE-CHRISTINE POUJOULAT / AFP)

Bolatimes.com - Kylian Mbappe boleh dikatakan menjadi salah satu striker terbaik di dunia. Namun, penyerang 22 tahun itu wajib meninggalkan Paris Saint-Germain jika ingin memenangkan gelar Ballon d'Or.

Mbappe yang mencetak 42 gol di semua kompetisi musim lalu, masih memiliki kontrak dengan PSG hingga Juni 2022. Namun, belakangan muncul rumor ia enggan memperpanjang kontrak hingga pindah ke klub Spanyol, Real Madrid.

Kini Mbappe mendapat masukan dari seniornya di Timnas Prancis, Nicolas Anelka untuk meninggalkan PSG. Salah satunya agar dirinya bisa memenangkan Ballon d'Or seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

"Bila Anda (Mbappe) menginginkan penghargaan terbesar, Anda harus pindah dari PSG suatu saat," tulis Anelka yang juga mantan pemain PSG, dilansir dari The Athletic.

“Anda tidak bisa mengatakan Anda bersaing dengan yang terbaik sepanjang waktu ketika Anda berada di PSG."

"Bila Anda ingin memenangkan Ballon d'Or, yang seharusnya Anda perhatikan adalah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Anda harus bersaing dengan yang terbaik," tutur pemenang Euro 2000 bersama Timnas Prancis tersebut.

Anelka mengatakan bahwa kompetisi Ligue 1 Prancis tidak mudah, tetapi Liga Inggris adalah 'liga terberat'. Atau bisa hijrah di Spanyol bersama Real Madrid atau Barcelona.

"Jadi bila Anda ingin menjadi salah satu yang terbaik, maka lakukan apa yang Anda lakukan di Paris, dan setelah itu pergilah ke Chelsea, (Manchester) United, Arsenal, (Manchester) City, Liverpool, atau pergi ke Spanyol ke Madrid atau Barcelona. Atau mungkin Anda bisa ke Italia," ujarnya.

"Setelah melakukan itu, kita dapat berbicara tentang dampak yang lebih global," tukas Nicolas Anelka.

Berita Terkait

Berita Terkini