Boladunia

Paul Pogba: Islam Membuat Saya Merasa Lebih Damai

Paul Pogba membuat pengakuan menjadi mualaf saat usianya mulai dewasa.

Galih Priatmojo

Paul Pogba mualaf. [@paulpogba / Instagram]
Paul Pogba mualaf. [@paulpogba / Instagram]

Bolatimes.com - Kabar mengejutkan datang dari sosok Paul Pogba. Pemain yang digadang bakal dilego nyatanya bakal dipertahankan Manchester United hingga musim depan. Tak kalah mengejutkan, gelandang yang tengah diincar Real Madrid tersebut membuat pengakuan terkait catatan perjalanannya menjadi mualaf.

Pengakuan itu diungkap Pogba dalam sebuah podcast yang disiarkan belum lama ini.

Berbicara dalam acara Life Time Podcast dari The Times, Pogba yang berusia 26 tahun bercerita bahwa ia memeluk Islam di usia 20an tahun, meski ibunya yang seorang Muslim telah memperkenalkan agama itu padanya sejak kecil.

"Islam adalah segalanya. Ia membuat saya bersyukur atas segalanya," kata Pogba ketika ditanya tentang apa artinya menjadi seorang Muslim oleh pembawa acara.

"Islam membuat saya berubah, menyadari segalanya dalam hidup. Islam membuat saya merasa lebih damai. Ini perubahan yang bagus dalam hidup saya, karena saya lahir bukan sebagai seorang Muslim, meski ibu saya seorang pemeluk Islam," imbuh pemain yang pernah meraih Piala Dunia bersama Tim Nasional Prancis tersebut.

Selebrasi gelandang andalan Manchester United, Paul Pogba, usai menjebol gawang Young Boys. [Alain GROSCLAUDE / AFP]
Selebrasi gelandang andalan Manchester United, Paul Pogba, usai menjebol gawang Young Boys. [Alain GROSCLAUDE / AFP]

Lebih lanjut Paul Pogba bercerita bahwa ia memutuskan untuk memeluk Islam karena ia memiliki banyak sahabat Muslim.

"Saya bertanya kepada diri saya tentang banyak hal, kemudian saya mulai meneliti. Saya salat bersama teman-teman saya dan merasa sesuatu yang berbeda. Saya merasa sangat tenang," kenang Pogba.

"Sejak saat itu saya tak pernah berhenti. Saya berdoa lima kali sehari, itu salah satu pilar Islam. Mengapa saya melakukannya? Untuk meminta pengampunan dan bersyukur atas segala yang saya miliki," jelas Pogba.

Islam, beber Paul Pogba, tidak seperti yang banyak dikenal di Barat.

"Islam bukan terorisme. Apa yang kita dengar di media sungguh berbeda. Islam itu indah. Semua orang bisa merasa terhubung dengan Islam," lanjut Pogba.

Gelandang Manchester United asal Prancis Paul Pogba melakukan sujud syukur setelah mencetak gol ke gawang Fulham dari titik penalti dalam lanjutan Liga Inggris di Craven Cottage, London. Ian KINGTON / AFP
Gelandang Manchester United asal Prancis Paul Pogba melakukan sujud syukur setelah mencetak gol ke gawang Fulham dari titik penalti dalam lanjutan Liga Inggris di Craven Cottage, London. Ian KINGTON / AFP

Ia bercerita bahwa Islam adalah agama yang membuka pikirannya dan menjadikannya manusia yang lebih baik.

"Saya lebih banyak berpikir tentang kehidupan setelah kematian," ujar Pogba.

"Hidup adalah ujian. Seperti saya dan Anda di sini. Bahkan jika Anda bukan seorang Muslim, Anda seorang manusia biasa. Kita memiliki hubungan antara manusia dan saling menghormati, menghormati agama masing-masing, apa pun warna kulit Anda, dan segalanya," jelas dia.

"Islam adalah, menghormati kemanusiaan dan segalanya," tutup Paul Pogba. 

Berita Terkait

Berita Terkini