Liga italia 29 Oktober 2026
Parma 0
Udinese 0
Liga italia 29 Oktober 2026
Venezia 0
Inter Milan 2
Liga italia 29 Oktober 2026
AC Milan 2
Bologna 4
Liga italia 29 Oktober 2026
Monza 1
Napoli 4
Liga italia 29 Oktober 2026
Genoa 2
Juventus 0
Liga italia 28 Oktober 2026
Sassuolo 2
Lazio 6
Liga italia 28 Oktober 2026
Torino 1
Como 3
Liga italia 28 Oktober 2026
AS Roma 4
Cagliari 2
Liga prancis 27 Oktober 2026
PSG 2
Lyon 0
Liga spanyol 27 Oktober 2026
Sevilla 2
Osasuna 0
Liga indonesia 27 Oktober 2026
PSS Sleman 1
Borneo FC 2
Liga italia 26 Oktober 2026
Lecce 0
Juventus 2
Liga spanyol 26 Oktober 2026
Real Sociedad 2
Levante 1
Liga italia 26 Oktober 2026
Udinese 0
AC Milan 2
Liga spanyol 26 Oktober 2026
Barcelona 1
Real Madrid 2
Liga indonesia 26 Oktober 2026
Persija 2
Persik Kediri 1
Liga indonesia 26 Oktober 2026
Persebaya Surabaya 3
Madura United 1
Liga indonesia 26 Oktober 2026
Bhayangkara FC 0
PSM Makassar 0
Liga italia 25 Oktober 2026
Lazio 2
Parma 1
Liga prancis 25 Oktober 2026
Lens 2
Paris FC 1
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Atletico Madrid 1
Deportivo La Coruna 0
Liga indonesia 25 Oktober 2026
Persita 1
Bali United 1
Liga indonesia 25 Oktober 2026
Arema FC 4
Dewa United 0
Liga italia 25 Oktober 2026
Inter Milan 2
Fiorentina 1
Liga indonesia 25 Oktober 2026
Garudayaksa 1
Persib Bandung 2
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Athletic Club 4
Getafe 0
Liga inggris 25 Oktober 2026
Hull City 1
Brentford 1
Liga inggris 25 Oktober 2026
Crystal Palace 0
Newcastle 2
Liga inggris 25 Oktober 2026
Liverpool 2
Brighton 0
Liga inggris 25 Oktober 2026
Man United 0
Bournemouth 3
Liga italia 25 Oktober 2026
Atalanta 4
Frosinone 4
Liga italia 25 Oktober 2026
Genoa 1
Venezia 0
Liga prancis 25 Oktober 2026
AS Monaco 1
Lille 1
Liga jerman 25 Oktober 2026
Hoffenheim 3
Bayer Leverkusen 0
Liga spanyol 25 Oktober 2026
Celta Vigo 0
Real Betis 0
Liga prancis 25 Oktober 2026
Auxerre 1
Le Mans 1
Liga prancis 25 Oktober 2026
Rennes 3
Strasbourg 0
Liga prancis 25 Oktober 2026
Marseille 4
LE Havre 3
Liga prancis 25 Oktober 2026
Angers 0
Lorient 0
Liga inggris 25 Oktober 2026
Sunderland 0
Leeds United 0
Liga jerman 25 Oktober 2026
SC Freiburg 1
Bayern Munchen 3
Liga jerman 24 Oktober 2026
VfB Stuttgart 2
Borussia Monchengladbach 3
Liga italia 24 Oktober 2026
Torino 3
Monza 2
Liga prancis 24 Oktober 2026
Brest 1
Nice 2
Liga inggris 24 Oktober 2026
Ipswich 1
Nottingham Forest 1
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Alaves 1
Malaga 1
Liga indonesia 24 Oktober 2026
Isenmulang FC 0
PSIM Yogyakarta 0
Liga inggris 24 Oktober 2026
Aston Villa 2
Man City 1
Liga indonesia 24 Oktober 2026
Persijap 1
Java United 1
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Rayo Vallecano 0
Elche 3
Liga italia 24 Oktober 2026
Como 2
Sassuolo 0
Liga italia 24 Oktober 2026
Cagliari 0
Bologna 2
Liga jerman 24 Oktober 2026
FC Koln 0
FC Schalke 04 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
SC Paderborn 07 1
Hamburger SV 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
RB Leipzig 4
SV Elversberg 0
Liga jerman 24 Oktober 2026
FC Augsburg 1
Union Berlin 1
Liga jerman 24 Oktober 2026
FSV Mainz 05 2
Werder Bremen 3
Liga inggris 24 Oktober 2026
Coventry 0
Fulham 1
Liga inggris 24 Oktober 2026
Arsenal 2
Everton 0
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Racing Santander 2
Espanyol 1
Liga prancis 24 Oktober 2026
Toulouse 0
Troyes 0
Liga italia 24 Oktober 2026
Napoli 3
AS Roma 3
Liga inggris 24 Oktober 2026
Chelsea 0
Tottenham 2
Liga jerman 24 Oktober 2026
Borussia Dortmund 1
Eintracht Frankfurt 0
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Valencia 1
Villarreal 2

5 Pesepak Bola yang Terjun ke Dunia Politik, Ada dari Indonesia

Dunia politik dan sepak bola ternyata serupa. Buktinya, banyak di antara pemain sepak bola yang terjun ke dunia politik usai gantung sepatu. Meski ada yang sukses tapi tak sedikit yang gagal.

Galih Priatmojo BolaTimes.com
Selasa, 24 Juli 2018 | 11:37 WIB
5 Pesepak Bola yang Terjun ke Dunia Politik, Ada dari Indonesia

5 Pesepak Bola yang Terjun ke Dunia Politik, Ada dari Indonesia

bolatimes.com - Baru-baru ini, dunia sepak bola Indonesia kembali digoyang. Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), Edy Rahmayadi diganjar sebuah petisi yang memintanya untuk melepaskan jabatan sebagai pucuk pimpinan federasi sepak bola Indonesia.

Pemrakarsa petisi berargumen bahwa Edy lebih baik fokus sebagai pemimpin Sumatera Utara setelah beberapa waktu lalu menang di Pilkada setempat. Menurut si pemrakarsa, Edy kemungkinan tidak akan fokus menjalankan program kerjanya di PSSI jika sudah menjabat sebagai gubernur.

Ya, sepak bola baik di Indonesia maupun di luar negeri memang tak bisa serta merta lepas dari politik. Selain para pejabat federasi sepak bola yang terjun ke dunia politik, tak sedikit lho para pemain atau mantan pemain sepak bola yang ikut-ikutan terjun ke dunia politik.

Ada yang sukses bergelut di politik, tetapi tak sedikit pula yang kandas lantaran aksinya kurang selihai di lapangan hijau.

Berikut 5 pemain sepak bola yang akhirnya terjun ke dunia politik.

Kakha Kaladze

Mantan bek AC Milan ini merupakan salah satu pemain yang sukses berkiprah di dunia politik. Setelah pensiun pada tahun 2012, Kaladze bergabung dengan Partai Oposisi pemerintah Georgia yang didirikan oleh Bidzina Ivanishvili.

Kakha Kaladze/Instagram
Kakha Kaladze/Instagram

Dirinya pun ditunjuk sebagai Menteri Energi Georgia pada kabinet Bidzina Ivanishvili pada Oktober 2012 lalu. Kini Kaladze menjadi Wali Kota Tbilisi, Georgia.

Andriy Shevchenko

Bomber yang satu ini merupakan salah satu penyerang berbahaya di eranya. Mantan pemain AC Milan dan Chelsea ini bahkan didapuk sebagai pencetak gol terbanyak ketiga setelah Fillipo Inzaghi dan Raul dalam kompetisi klub sepak bola Eropa dengan mengoleksi 67 gol.

Baca Juga: Klasemen Sementara Liga 1 2018, Persib Bisa Rebut Posisi Puncak

Andriy Shevchenko/instagram
Andriy Shevchenko/instagram

Setelah menyatakan gantung sepatu pada Euro 2012, mantan penggawa Dynamo Kyiv ini banting stir menjadi politisi.

Memang, selama berkarier sebagai pemain sepakbola, Andriy Shevchenko telah menunjukkan minatnya dalam dunia politik dengan mendukung Partai Sosial Demokrat Ukraina. Namun dirinya baru benar-benar terjun pada tahun 2012. Ia bergabung dengan 'Ukraine - Forward!'.

Namun pada pemilihan anggota parlemen saat itu, Sheva hanya mengemas 1,58 persen suara dan gagal menjadi wakil 'Ukraine - Forward' di parlemen.

Pele

Pemain ajaib asal Brasil ini hingga saat ini masih menjadi pemegang rekor sebagai pencetak gol termuda di final Piala Dunia.

Meski memiliki segudang prestasi di ranah sepak bola, Pele tampaknya lebih tergoda untuk beradu gocek di lapangan politik.

Pele/Instagram
Pele/Instagram

Pada tahun 1995, sang legenda Brasil ini ditunjuk oleh Presiden negaranya untuk menjadi Menteri Luar Biasa Olahraga. Fernando Henrique Cardoso yang saat itu menjabat sebagai Presiden melihat Pele sebagai sosok yang tepat untuk menghidupkan kembali olahraga Brasil.

Ia memegang jabatan tersebut hingga tahun 2001. Pele meninggalkan dunia politik dengan catatan merah karena diduga terlibat dalam sebuah skandal korupsi.

Marc Wilmots

Mantan pemain yang kemudian juga menjadi pelatih timnas Belgia ini mengakhiri karier sebagai pemain sepakbola pada 2003. Dirinya kemudian langsung terjun ke dunia politik dengan menjadi anggota partai liberal negaranya, Gerakan Reformis (Mouvement Réformateur). Fokus utamanya adalah mengembangkan aspek olahraga di Belgia.

Marc Wilmots/Instagram
Marc Wilmots/Instagram

Namun sayang ia mendapat banyak protes dari penduduk Belgia. Ia pun mengundurkan diri dari dunia politik pada 2005 dan menekuni profesi sebagai pelatih setelahnya.

Budi Sudarsono

Mantan penyerang Timnas Indonesia yang berjuluk Phyton ini di tahun ini ternyata memutuskan untuk terjun ke dunia politik.

Pemain yang akrab disapa Awiek ini maju ke Pemilu Legislatif 2019 untuk menjadi anggota DPRD Kabupaten Kediri, bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Budi Sudarsono/Instagram
Budi Sudarsono/Instagram

Di lapangan hijau, nama Budi Sudarsono dikenal sebagai penyerang yang lihai berkelit dari penjagaan bek lawan. Oleh karena itulah ia mendapat sebutan Si Ular Phyton.

Sepanjang karirnya ia tercatat telah bermain untuk sejumlah klub besar di antaranya Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Persik Kediri, Persib Bandung, dan Sriwijaya FC. Sementara itu untuk tim luar negeri, Budi Sudarsono pernah membela PDRM Fa di Liga Malaysia pada 2007.

Prestasi terbaik Budi Sudarsono sebagai pemain adalah membawa Persija Jakarta juara Liga Indonesia tahun 2001, kemudian menjuarai Copa Indonesia bersama Sririjaya FC di musim 2008/2009. Kemudian di tim nasional, pria kelahiran Kediri 38 tahun silam ini mencatatkan 46 penampilan dan 16 gol. Salah satu golnya yang masih lekat di kepala yakni ketika menjebol gawang Bahrain di laga pembuka Grup D Piala Asia 2007 silam. Sumbangan satu golnya berhasil membawa Timnas Indonesia saat itu menang 2-1 atas Bahrain.

Dari pemain, Budi Sudarsono pun merambah ke dunia kepelatihan. Ia pernah menjabat sebagai asisten pelatih Kalteng. Selain itu ia pernah menjadi direktur teknik tim asal Pemalang, Kuta FC.

×
Zoomed
TERKINI

MLSC 2026/2027 berekspansi ke tiga kota baru demi menjaring talenta muda pesepak bola putri Indonesia menuju ajang Piala...

boladunia | 15:11 WIB

Simak profil lengkap skuat Timor Leste yang akan menantang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Tim ini diperkuat paduan ...

boladunia | 12:49 WIB

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?...

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu....

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena....

boladunia | 21:14 WIB