🏆 FIFA World Cup 2026
First Stage · Group D Sunday 14 June 2026
📍 BC Place Vancouver, Vancouver
Australia 2
Türkiye 0
First Stage · Group E Sunday 14 June 2026
📍 Houston Stadium, Houston
Germany 7
Curaçao 1
First Stage · Group F Sunday 14 June 2026
📍 Dallas Stadium, Dallas
Netherlands 2
Japan 2
First Stage · Group E Sunday 14 June 2026
📍 Philadelphia Stadium, Philadelphia
Côte d'Ivoire 1
Ecuador 0
First Stage · Group C Sunday 14 June 2026
📍 Boston Stadium, Boston
Haiti 0
Scotland 1
First Stage · Group C Saturday 13 June 2026
📍 New York/New Jersey Stadium, New Jersey
Brazil 1
Morocco 1
First Stage · Group B Saturday 13 June 2026
📍 San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Qatar 1
Switzerland 1
First Stage · Group D Saturday 13 June 2026
📍 Los Angeles Stadium, Los Angeles
USA 4
Paraguay 1
First Stage · Group A Friday 12 June 2026
📍 Guadalajara Stadium, Guadalajara
Korea Republic 2
Czechia 1
First Stage · Group B Friday 12 June 2026
📍 Toronto Stadium, Toronto
Canada 1
Bosnia and Herzegovina 1
First Stage · Group A Thursday 11 June 2026
📍 Mexico City Stadium, Mexico City
Mexico 2
South Africa 0

Indonesia Dibantai, Eks Vietnam Minta Leg ke-2 Final Piala AFF Ditiadakan

Timnas Indonesia dihantam kekalahan 0-4 oleh Thailand

Irwan Febri Rialdi | BolaTimes.com
Kamis, 30 Desember 2021 | 14:47 WIB
Indonesia vs Thailand. (Instagram/@changsuek)

Indonesia vs Thailand. (Instagram/@changsuek)

Bolatimes.com - Mantan pemain timnas Vietnam, Nguyen Manh Dung, menyarankan final Piala AFF 2020 digelar satu leg saja setelah Timnas Indonesia dibantai 0-4 oleh Thailand, Rabu (29/12/2021).

Dengan tegas, Nguyen Manh Dung menyerukan agar leg kedua final Piala AFF 2020 yang direncanakan bergulir pada 1 Januari 2021 tak usah digelar. Timnas Indonesia dianggapnya sudah tak punya peluang.

Nguyen Manh Dung, seperti dikutip media Vietnam, Soha, menyampaikan pendapat tersebut sebagai kritik terhadap format Piala AFF yang menggelar partai final dalam dua leg.

Menurut sosok 40 tahun itu, format final Piala AFF saat ini tak lebih dari sekedar upaya meraup untung sebesar-besarnya dari aspek sponsor.

"Sebelumnya, saya dan beberapa rekan profesional juga berharap final hanya satu leg," kata Nguyen Manh Dung.

"Lalu, kita tingkatkan kualitas dari permainan final. Leg kedua hanya untuk mengakomodasi penyelenggara dan tuan rumah."

Pemain Thailand Chanathip Songkrasin (ketiga kanan) merayakan golnya pada leg pertama pertandingan final sepak bola Piala Suzuki AFF 2020 antara Indonesia dan Thailand di Stadion Nasional Singapura, Rabu (29/12/2021). [ROSLAN RAHMAN / AFP]
Pemain Thailand Chanathip Songkrasin (ketiga kanan) merayakan golnya pada leg pertama pertandingan final sepak bola Piala Suzuki AFF 2020 antara Indonesia dan Thailand di Stadion Nasional Singapura, Rabu (29/12/2021). [ROSLAN RAHMAN / AFP]

"Hanya untuk sponsor. Sekarang, saat kualitas kedua tim terpaut jauh, saya tidak akan menyaksikan leg kedua," tambahnya.

Menurut Nguyen Manh Dung, format final Piala AFF saat ini membuat hasil di leg pertama sangat krusial. Jika kualitas kedua tim terpaut jauh, maka leg kedua akan kehilangan sisi menariknya.

"Ketika leg pertama masih sama kuat dan percaya diri, Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa untuk Thailand. Lantas apa yang bisa dilakukan di leg kedua?" ujar Nguyen Manh Dung.

"Mungkin pada leg kedua, pelatih dari Thailand [Alexandre Polking] akan menggunakan pemain yang jarang dimainkan di turnamen ini. Tapi bahkan di depan para pemain pelapis itu, apakah Indonesia masih bisa melawan?" tambahnya.

Baca Juga: 3 Pergantian yang Tak Seharusnya Tak Terjadi di Laga Indonesia vs Thailand

Piala AFF memang menerapkan format yang berbeda dalam menggelar laga final dibanding kompetisi antar negara-negara di regional lainnya.

Format menggelar final dalam dua leg mulai diterapkan pada 2004 dan bertahan hingga saat ini.

(Suara.com/Arief Apriadi)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga melawan Bali United

bolaindonesia | 23:16 WIB

Polemik rumput JIS kembali mencuri perhatian penggemar sepak bola Indonesia, mempertanyakan mengapa stadion megah berbiaya Rp2 triliun ini terus bermasalah.

bolaindonesia | 12:18 WIB

Persija Jakarta mengawali BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan gemilang 4-0 atas Persita Tangerang

bolaindonesia | 01:21 WIB

Kodai Tanaka, striker asal Jepang, menjadi bintang kemenangan Laskar Sambernyawa dengan gol krusialnya, menandai debut impresif di sepak bola Indonesia.

bolaindonesia | 01:13 WIB

Saya yakin kami bisa menang, tapi banyak peluang gagal jadi gol, ujar pelatih asal Belanda itu.

bolaindonesia | 01:08 WIB

Pekan perdana BRI Super League 2025/26 langsung menyajikan partai panas antara Persija Jakarta melawan Persita Tangerang di Jakarta International Stadium (JIS)

bolaindonesia | 00:36 WIB

Manajemen Persik Kediri resmi mengumumkan skema harga tiket pertandingan kandang untuk kompetisi Super League 2025/2026,

bolaindonesia | 22:56 WIB

Timnas Putri U-17 Indonesia dipastikan tergabung dalam Grup C bersama Myanmar, Mongolia, dan Makau

bolaindonesia | 22:19 WIB

Duel ini tak hanya menjadi penanda dimulainya kompetisi, tetapi juga pertarungan awal dua calon kuat juara musim ini.

bolaindonesia | 22:13 WIB

Akademi Persib kembali menunjukkan tajinya dengan mempromosikan sejumlah talenta muda yang siap bersinar.

bolaindonesia | 21:48 WIB